LIVERPOOL – Tak banyak yang menyangka bahwa Liverpool merupakan tim yang bakal berlaga di final Liga Champions 2017-2018. Maklum saja, pasalnya sebagian besar pihak lebih memfavoritkan tim-tim seperti Barcelona, Bayern Munich, dan juga Juventus untuk tampil di partai final. Namun, hal tersebut nyatanya menjadi keuntungan tersendiri bagi Liverpool, di mana mereka tampil tanpa tekanan.
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengakui bahwa skuad asuhannya hampir di sepanjang gelaran Liga Champions musim ini tampil tanpa mengalami tekanan. Hal itu tentunya dilatarbelakangi pada fakta bahwa Liverpool bukanlah tim yang difavoritkan dalam turnamen tersebut. Ditambah lagi, tim berjuluk The Reds itu baru bisa tampil di babak utama Liga Champions setelah menjalani play-off lebih dulu.
(Baca juga: Mohamed Salah: Saya Belum Setara dengan Messi dan Ronaldo)

Selain itu, faktor lainnya yang membuat Liverpool tidak diunggulkan adalah karena pada beberapa musim terakhir, prestasi Liverpool tak bisa dikatakan mentereng, baik itu di Liga Inggris maupun di pentas Eropa. Sebelum ini, terakhir kali The Reds tampil di LIga Champions adalah pada musim 2014-2015.
Pada 2015-2016, Liverpool hanya bisa berlaga di ajang Liga Eropa dan finis sebagai runner-up. Kemudian pada 2016-2017, Liverpool bahkan tak berlaga di pentas Eropa. Dapat dikatakan bisa berlaganya Liverpool di ajang Liga Champions musim ini dibumbui sedikit keberuntungan, karena pada musim lalu mereka harus bertarung hingga partai terakhir Liga Inggris untuk bisa menyegel posisi empat klasemen alias batas akhir untuk memperoleh tiket ke Liga Champions.