nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buffon Jelaskan Mengapa Juventus Tak Boleh Jemawa Terhadap Milan

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 09 Mei 2018 05:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 09 47 1896105 buffon-jelaskan-mengapa-juventus-tak-boleh-jemawa-terhadap-milan-8eNi5u1ol8.jpg Kapten Juventus, Gianluigi Buffon (Foto: AFP)

ROMA – Pertandingan sengit akan tersaji kala Juventus bersua AC Milan di partai final Coppa Italia 2017-2018 pada Kamis 10 Mei 2018 dini hari WIB. Meski di atas kertas Juventus lebih diunggulkan untuk memenangkan laga tersebut, namun kapten mereka, Gianluigi Buffon, menilai bahwa Milan bukanlah lawan yang patut untuk diremehkan.

Tak bisa dimungkiri, dalam beberapa musim terakhir Milan tengah berada dalam masa-masa krisis. Meski berstatus sebagai salah satu klub terbaik Liga Italia, namun Milan selalu gagal bersaing dalam perebutan gelar juara. Lebih parah, bahkan dalam empat musim terakhir, tim berjuluk I Rossoneri itu selalu gagal finis di posisi empat besar dan tampil di Liga Champions.

(Baca juga: Bonaventura Puji Juventus Jelang Laga Final Coppa Italia 2017-2018)

Juventus vs AC Milan

Di lain pihak, dalam enam musim terakhir Juventus selalu keluar sebagai juara Liga Italia. Tak terkecuali dengan musim ini, di mana Juve akan memastikan merebut gelar ketujuhnya secara beruntun, setelah Napoli terpeleset akhir pekan lalu. Kendati begitu, Buffon nyatanya tetap memandang Milan sebagai lawan yang harus disegani.

Buffon menganggap bahwa setiap kali berhadapan dengan Milan, ia tak merasa lebih difavoritkan untuk memenangkan pertandingan. Penjaga gawang 40 tahun itu pun mengungkit kejadian pada final Liga Champions 2002-2003, di mana saat itu Juventus ditaklukkan Milan melalu drama adu penalti (2-3), setelah pada waktu normal berakhir dengan skor 0-0.

Meski saat ini posisi Milan dan Juve berbeda sangat jauh di papan klasemen Liga Italia, namun keseimbangan melawan  I Rossoneri tak akan pernah berubah di setiap perjumpaan. Maka dari itu, Buffon pun enggan jemawa meski tim yang bakal dihadapinya di final merupakan penghuni peringkat enam Liga Italia saat ini.

Juventus vs AC Milan 2003

“Laga final? Untuk cerita yang menjadi ciri kedua tim, saya memahami di awal bahwa melawan Milan, Anda tak pernah menjadi favorit, yang mana saya pelajari itu di final Liga Champions 2003. Dalam tantangan ini, selalu terdapat sebuah keseimbangan yang besar dan saya membayangkan ini juga akan menjadi seperti itu besok,” jelas Buffon, menyadur dari Calcio Mercato, Rabu (9/5/2018).

“Kelelahan tidak berlaku dalam pertandingan seperti ini. Itu hanya sebuah alasan untuk membenarkan hasil yang buruk di akhir pertandingan,” tandas Buffon.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini