nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Pembelian Terburuk Man United di Era Van Gaal, Nomor 3 Eks Pemain Termahal Setan Merah

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 08 Mei 2018 19:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 08 45 1895899 5-pembelian-terburuk-man-united-di-era-van-gaal-nomor-3-eks-pemain-termahal-setan-merah-DNqGKry7Kn.jpg Louis van Gaal. (Foto: AFP)

SEBENTAR lagi musim 2017-2018 akan berakhir. Tiap tim pasti sudah memikirkan langkah-langka yang akan mereka lakukan di bursa transfer agar dapat membeli pemain yang sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing. Begitu pun yang dilakukan Manchester United. Tim asuhan Jose Mourinho itu akan menyiapkan dana untuk membeli pemain berkualitas lantaran banyak para pemainnya saat ini gagal memenuhi ekspektasi di beberapa musim sebelumnya.

Sebenarnya sejak kedatangan Mourinho ke Old Trafford, banyak pemain-pemain yang dianggapnya tidak memberikan kontribusi atau bermain buruk. Para pemain itu merupakan peninggalan di era Louis van Gaal ketika masih menangani The Red Devils –julukan Man United.

Padahal pemain-pemain yang diboyong Van Gaal ke Man United bukanlah nama-nama pesepakbola yang biasa-biasa saja. Ada beberapa pemain hebat di sana, namun, pada akhirnya mereka semua gagal untuk memperlihatkan kemampuan terbaiknya. Kira-kira, siapa sajakah pemain-pemain yang terburuk saat dibeli Van Gaal ketika masih melatih Man United?

Berikut lima pembelian terburuk Man United di era Van Gaal, mengutip dari Sportskeeda:

5. Morgan Schneiderlin (Everton)

(Scheneiderlin dan Van Gaal. Foto: AFP)

Pada saat pembelian Schneiderlin dari Southampton, Van Gaal memang sedang mencari gelandang tengah yang kuat untuk Man United. Performa apik yang ditampilkan saat bersama The Saints –julukan Southampton– pada 2014-2015, lantas membuat Van Gaal pun membeli pemain berpaspor Prancis itu.

Akan tetapi, sejak bermain di Man United, Schneiderlin gagal memperlihatkan permainan terbaiknya. Ia kerap kali kehilangan bola dan membiarkan pihak lawan melewati lini tengah Man United begitu saja. Buruknya dalam membaca jalannya pertandingan di anggap sebagai penyebab utama mengapa Schneiderlin gagal tampil baik saat membela The Red Devils. Pada akhirnya, ia pun dijual ke Everton pada bursa musim dingin 2017 oleh Mourinho.

4. Bastian Schweinsteiger (Chicago Fire)

(Van Gaal dan Schweinsteiger. Foto: AFP)

Tidak perlu diragukan lagi bahwa Schweinsteiger merupakan salah satu gelandang terhebat untuk generasi sekarang ini. Hal itu dapat dibuktikan dengan kesuksesan yang ia dapatkan kala membela Bayern Munich dan Tim Nasional (Timnas) Jerman. Pembelian Schweinsteiger dari Bayern oleh Van Gaal pun dinilai sangat tepat untuk memberikan Man United pemain yang memiliki kepemimpinan yang berpengalaman dan mental yang kuat.

Meski begitu, nyata justru Schweinsteiger gagal memperlihatkan performa kala masih membela Bayern. Hal tersebut diduga cedera lutut yang dialami lantas membuat dirinya tak dapat tampil maksimal. Terlebih lagi, hubungan buruknya dengan Mourinho membuat Schweinsteiger semakin jarang mendapatkan jatah bermain. Alhasil, dirinya pun dijual ke Chicago Fire pada Maret 2017.

3. Angel di Maria (Paris Saint-Germain)

(Di Maria dan Van Gaal. Foto: AFP)

Kedatangan Di Maria dari Real Madrid ke Man United digadang-gadang akan menjadi pemain kunci kesuksesan The Red Devils di musim tersebut. Akan tetapi, pada kenyataan malah terbalik. Di Maria justru bermain buruk dan seakan-akan tidak memperlihatkan bagaimana pemain bintang bermain.

Di Maria pun memberikan alasan mengapa hal tersebut terjadi. Menurut pemain berpaspor Argentina itu, semua kesalahan terjadi karena kebijakan Van Gaal. Menurutnya, Van Gaal memainkannya di posisi yang tidak sesuai dengannya. Alhasil, dia pun tak dapat mengeluarkan performa terbaiknya.

2. Matteo Darmian (Manchester United)

(Matteo Darmian. Foto: AFP)

Darmian sampai saat ini masih berusaha untuk menempati skuad utama The Red Devils. Posisinya saat ini lebih dipercayakan kepada Antonio Valencia. Padahal posisi bek saya tersebut bukan merupakan posisi terbaik Valencia, namun Mou lebih memilih pemain berpaspor Ekuador itu ketimbang memainkan Darmian.

Padahal, sejak didatangkan dari Torino oleh Van Gaal, Darmian tampil luar biasa. Terutama di awal-awal bulan sejak kedatangannya tersebut. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu ia pun tak dapat mempertahankan permainannya tersebut. Hingga pada akhirnya, ia pun sampai sekarang ini hanya dipercaya menjadi penghangat bangku cadangan oleh Mou.

1. Memphis Depay (Olympique Lyon)

(Memphis Depay dan Van Gaal. Foto: AFP)

Van Gaal yang saat itu sedang mencari sosok pengganti Di Maria lantas memiliki ketertarikan untuk memboyong Memphis Depay dari PSV Eindhoven. Pada saat itu, Depay memang tampil luar biasa, ia mampu menjadi top skor Liga Belanda 2014-2015 dengan mengemas 22 gol dari 30 penampilan di kompetisi tersebut.

Akan tetapi, karena terlalu egois ketika bermain di lapangan, membuat dirinya tak terlalu dipercaya lagi oleh Van Gaal. Apalagi, sejak kedatangan Mourinho di kursi kepelatihan Man United, waktu bermain Depay kian sedikit. Hal tersebut juga dilatarbelakangi dengan apiknya permainan Marcus Rashford dan Anthony Martial pada saat itu. Hingga pada bursa transfer musim dingin 2017, Depay pun dilepaskan Mourinho ke Olympique Lyon.

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini