Unggul satu gol nyatanya tak membuat para pemain Barito merasa puas. Pasalnya, pada menit ke-23 skuad asuhan Jackson F. Tiago itu menggandakan keunggulannya. Gol kembali dicetak oleh Packer, yang kali ini dilesakkannya melalui tendangan. Skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Barito.
Di menit ke-27 Bhayangkara sebenarnya bisa memperkecil ketertinggalan lantaran mereka mendapat hadiah penalti. Sayangnya, Paulo Sergio yang menjadi eksekutor tak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Keunggulan 2-0 bagi Barito tetap tak berubah hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, pada menit-menit awal, Barito masih mampu menguasai jalannya pertandingan. Sejumlah peluang berhasil didapat kubu tuan rumah, meski masih belum bisa menambah gol.
Memasuki menit ke-57, Barito baru bisa memperlebar keunggulannya. Paulo Sitanggang dengan gesit mampu mencari celah di sela-sela pertahanan Bhayangkara. Setelah mendapat umpan pendek, Paulo pun dengan mudah melesakkan bola ke dalam gawang dengan sedikit mencungkilnya. Barito kini unggul 3-0.
Lima menit berselang giliran Bhayangkara mendapat peluang mencetak gol. Dendy Sulistyawan menyundul bola ke arah sudut kanan atas gawang Barito. Beruntung bagi Barito, Adhitya masih sigap menepis datangnya bola.