nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

11 Comeback Paling Dramatis di Liga Champions

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 16 April 2018 11:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 16 261 1887133 11-comeback-paling-dramatis-di-liga-champions-ZYJMG81uqh.jpg Infografis comeback paling dramatis di Liga Champions. (Foto: Okezone)

LIGA Champions merupakan kompetisi yang tak pernah lepas dari kejutan. Tak ada yang menyangka klub sekelas FC Porto keluar sebagai kampiun Liga Champions 2003-2004. Dalam perjalanannya, klub asuhan Jose Mourinho itu menyingkirkan Manchester United dan Deportivo La Coruna yang di babak sebelumnya mengalahkan juara bertahan, AC Milan.

Selain kejutan klub-klub kuda hitam yang keluar menjadi kampiun, kejutan lain ialah keberhasilan sebuah tim melakukan comeback. Comeback yang dimaksud ialah, klub yang kalah dengan defisit dua gol atau lebih, namun dapat membalikkan keadaan di pertemuan kedua hingga akhirnya lolos ke babak selanjutnya.

Berikut 11 comeback paling dramatis di Liga Champions:

11. Perempatfinal Liga Champions 1999-2000

(Foto: AFP/Philippe Desmazes)

Leg I = Chelsea vs Barcelona 3-1

Leg II = Barcelona vs Chelsea 5-1

Chelsea menang 3-1 pada leg I yang berlangsung di Stamford Bridge. Hasil itu membuat Tore Andre Flo dan kawan-kawan berada di atas angin. Akan tetapi pada leg II yang digelar di Estadio Camp Nou, Chelsea takluk 1-5. Alhasil, Barcelona melenggang ke semifinal dengan keunggulan agregat 6-4.

10. Perempatfinal Liga Champions 2003-2004

Leg I = Real Madrid vs AS Monaco 4-2

Leg II = AS Monaco vs Real Madrid 3-1

Monaco racikan Didier Deschamps membuat kejutan dengan menyingkirkan klub tersukses di Liga Champions, Real Madrid. Sebenarnya pada leg I yang dilangsungkan di Santiago Bernabeu, Monaco kalah 2-4. Selanjutnya mereka bangkit pada pertemuan kedua di kandang sendiri, Stade Louis II. Monaco menang 3-1 lewat brace (dua gol) Ludovic Giuly dan satu lagi dari Fernando Morientes . Meski agregat sama kuat 5-5, namun Monaco lolos ke semifinal karena unggul agresivitas gol tandang.

9. Perempatfinal Liga Champions 2003-2004

(Foto: AFP/Iago Lopez)

Leg I = AC Milan vs Deportivo La Coruna 4-1

Leg II = Deportivo La Coruna vs AC Milan 4-0

Milan selangkah lagi lolos ke semifinal dan berpotensi mempertahankan gelar yang mereka raih semusim sebelumnya. Sebab pada leg I perempatfinal, Rossoneri –julukan Milan– mengalahkan Deportivo 4-1. Akan tetapi, keunggulan tersebut tak dapat dijaga pada pertemuan kedua. Klub asuhan Carlo Ancelotti itu takluk 0-4 dari Deportivo yang mengandalkan Juan Carlos Valeron sebagai otak serangan.

8. 16 Besar Liga Champions 2011-2012

Leg I = Napoli vs Chelsea 3-1

Leg II = Chelsea vs Napoli 4-1

Napoli menundukkan Chelsea 3-1 pada pertemuan pertama yang digelar di San Paolo. Sementara di sisi lain akibat kekalahan itu, manajemen Chelsea pun memecat pelatih Andre Villas Boas. Kemudian, Chelsea menunjuk Roberto Di Matteo sebagai pelatih. Hasilnya luar biasa, Chelsea bangkit di leg II dengan mengalahkan Napoli 4-1, mereka pun lolos ke perempatfinal dengan agregat 5-4. Bahkan di akhir musim, Chelsea meraih trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah setelah mengalahkan tuan rumah Bayern Munich.

7.16 Besar Liga Champions 2012-2013.

(Foto: REUTERS/Alberto Lingria)

Leg I = AC Milan vs Barcelona 2-0

Leg II = Barcelona vs AC Milan 4-0

Milan membuat kejutan dengan mengalahkan Barcelona 2-0 pada leg I. Akibat kekalahan itu, banyak yang memprediksi Barcelona tak mampu bangkit. Sebab diprediksi, Milan akan tampil bertahan di pertemuan kedua. Akan tetapi, Barcelona membalikkan semua prediksi untuk bangkit dan mengalahkan Milan dengan skor 4-0. Messi dan kawan-kawan pun lolos ke perempatfinal berkat keunggulan 4-2.

6. 16 Besar Liga Champions 2013-2014

Leg I = Olympiakos vs Manchester United 2-0

Leg II = Manchester United vs Olympiakos 3-0

Man United tak bisa berbuat banyak saat bertamu ke markas Olympiakos setelah tunduk 0-2. Meski begitu, Man United bangkit di laga kedua yang berlangsung di kandang sendiri. Setan Merah yang saat itu ditangani David Moyes bermain atraktif dengan menang 3-0. Robin van Persie menjadi bintang kemenangan Man United lewat hattrick yang dicetak.

5. Perempatfinal Liga Champions 2013-2014