BANDUNG – Persib Bandung gagal meraih kemenangan saat menjamu PS TIRA dalam laga perdana Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (26/3/2018). Maung Bandung –julukan Persib– harus puas mengakhiri laga dengan skor 1-1.
Dalam laga itu, Persib seolah tinggal menunggu laga berakhir untuk memastikan kemenangan berkat gol tunggal Ezechiel Ndouassel. Namun, di detik-detik terakhir, Aleksandar Rakic mencetak gol penyama kedudukan.
Asisten pelatih Persib, Fernando Soler, mengatakan timnya bermain bagus selama 90 menit. Namun, saat injury time, ada kelengahan di antara para pemainnya. Hal itu berdampak fatal karena mengakibat kemenangan Persib lenyap seketika.
"Kami lihat di 90 menit konsisten, bagus. Kami minta ke pemain (instruksi) dari pelatih semua kelihatan bagus. Cuma ada satu bola itu foul di menit terakhir, kami tidur atau lengah," kata Soler.
BACA JUGA: PS TIRA Tahan Persib di GBLA
Kelengahan itu disebabkan terkurasnya stamina pemain selama 90 menit. Hal itu terjadi karena pemain PS TIRA memberikan perlawanan yang sengit, terutama di babak kedua.
"Kelihatan mungkin (pemain) kecapekan, saya lihat itu," ungkap Soler.
Namun, kesalahan itu jadi pelajaran. Tim pelatih akan memperbaiki performa tim. Sehingga, ke depan, kesalahan serupa tidak lagi terulang.
"Ada waktu untuk jeda. Kami lihat ke depan kami perlu apa. Karena kami tidak mau seperti itu (kembali mengulang kesalahan)," jelas Soler.
BACA JUGA: Kreasi Unik Bobotoh di Laga Persib vs PS TIRA
Pemain sayap Febri Hariyadi mengungkap rasa penyesalannya atas hasil minor yang diraih Maung Bandung. Ia menegaskan seluruh pemain sudah berjuang semaksimal mungkin.
"Hasil tidak memuaskan, hasilnya draw. Mewakili pemain, kami sudah semaksimal mungkin berusaha, tapi hasilnya kurang memuaskan," ujar Febri.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.