4. Thomas Gravesen
(Foto: AFP/Javier Soriano)
Ketika Florentino Perez datang pertama kali memimpin pada 2000, Madrid identik dengan mendatangkan pemain bintang. Namun pada Januari 2005, Madrid membuat transfer pengecualian. Mereka menggaet gelandang Everton, Thomas Gravesen, yang sebenarnya tampil standar di Liga Inggris.
Benar saja, kehadiran Gravesen tak membuat prestasi Madrid terkerek. Sewaktu Gravesen membela Madrid pada paruh kedua 2004-2005 dan 2005-2006, Los Blancos gagal menjadi yang terbaik di Liga Spanyol. Malah setelah Gravesen pergi pada 2006, Madrid menjadi kampiun Liga Spanyol 2006-2007.