Image

Guardiola Yakin De Bruyne Bakal Runtuhkan Dominasi Ronaldo dan Messi

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 04:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 14 51 1859240 guardiola-yakin-de-bruyne-bakal-runtuhkan-dominasi-ronaldo-dan-messi-JKnUP1Krk5.jpg Kevin De Bruyne (Foto: AFP)

MANCHESTER – Dalam satu dekade terakhir, trofi Ballon d’Or dan status pemain terbaik dunia hanya jatuh kepada dua orang pesepakbola saja, yakni megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, dan megabintang Barcelona, Lionel Messi. Namun begitu, manajer Manchester City, Josep Guardiola, meyakini bahwa dominasi Ronaldo dan Messi tersebut akan dipecahkan oleh anak asuhnya, Kevin De Bruyne.

Memang tidak bisa dimungkiri bahwa dalam satu dekade terakhir, baik Ronaldo dan Messi selalu menunjukkan performa luar biasa. Keduanya secara bergantian selalu menjadi pencetak gol terbanyak dan mempersembahkan trofi-trofi bergengsi kepada tim yang mereka bila, termasuk di antara trofi Liga Champions.

(Baca juga: De Bruyne Kesal Sering Tak Digubris Wasit dan Dikasari Lawan)

Kendati demikian, Guardiola menilai bahwa dominasi Messi dan Ronaldo tersebut akan segera runtuh. Apabila mantan bintang AC Milan, Ricardo Kaka, merupakan pesepakbola terakhir yang memenangkan trofi Ballon d’Or sebelum era Messi dan Ronaldo, maka De Bruyne disinyalir akan menjadi orang pertama yang bakal meruntuhkan dominasi kedua pesepakbola akbar tersebut.

Optimisme Guardiola terhadap De Bruyne tentunya sangat beralasan. Pasalnya, sepanjang ditangani Guardiola, De Bruyne seolah menjelma menjadi gelandang kelas dunia. Tak hanya mampu membuka peluang bagi timnya untuk mencetak gol, De Bruyne sendiri pun cukup sering menorehkan namanya di papan skor.

Pada saat Man City melibas Leicester City 5-1 akhir pekan lalu misalnya, gelandang  asal Belgia itu turut menyumbang tiga assist. Namun, Guardiola sadar bahwa untuk memenangkan Ballon d’ Or bukan perkara mudah. Menurutnya, De Bruyne harus lebih dulu mempersembahkan trofi untuk timnya, utamanya Liga Champions.

“Tidak diragukan dia (De Bruyne) akan memenangkannya (Ballon d’Or). Dia tampil gemilang tidak hanya di satu pertandingan. Itu terjadi sepanjang musim, setiap tiga hari sekali bertanding dengan cara itu. Setiap tiga hari,” ucap Guardiola, menukil dari Sport360, Rabu (14/2/2018).

“Namun dia tahu dan semua orang tahu, untuk berada di sana Anda harus meraih gelar juara, dan gelar juara dan gelar juara, terutama yang satu itu (Liga Champions). Tentunya Anda harus memenangkan itu untuk tahap akhir. Tanpa itu, Anda tidak akan masuk nominasi,” tuntas Guardiola.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini