Pengaruh Voodoo Buat Lukaku Tinggalkan Everton

Nyimas Ayu Triana Yustri, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 23:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 10 45 1843045 pengaruh-voodoo-buat-lukaku-tinggalkan-everton-R8HVqh4mGM.jpg Lukaku saat membela Everton. (Foto: REUTERS/Carl Recine)

LIVERPOOL – Pemilik saham mayoritas Everton, Farhad Moshiri, mengklaim Romelu Lukaku menolak perpanjangan kontrak di Goodison Park setelah mendapat pesan voodoo yang menyuruh Lukaku untuk bergabung dengan Chelsea. Voodoo ialah kepercayaan yang banyak dianut masyarakat di Benua Afrika. Namun, hal itu tidak terjadi. Lukaku justru malah bergabung dengan Manchester United pada Juli 2017.

Lukaku dijual Everton ke Manchester United seharga 75 juga pounds atau senilai Rp1,36 triliun pada musim panas 2017. Langkah itu diambil setelah pria 24 tahun itu menolak perpanjangan kontrak bersama Everton pada Maret 2017.

Setelah itu, Moshiri mengadakan pertemuan dengan petinggi Everton lainnya. Di sana ia bertemu dengan Chairman Everton, Bill Kenwright. Saat itu mereka sedang membicarakan pembangunan stadion baru yang berpotensi menghabiskan biaya 500 juta pounds atau bekisar Rp9,088 triliun.

Di akhir pertemuan, salah seorang pemegang saham melontarkan pertanyaan kepada dewan klub yang isinya mengapa Lukaku dijual tanpa mencari pemain pengganti.

BACA JUGA: Mourinho Undur Diri dari Man United jika Manajemen Tak Beli Kante

"Dengan Romelu (Lukaku) saya menyia-nyiakan dua musim panas untuk menahannya. Musim panas yang pertama saya menghabiskan tiga bulan dengan agennya, dia, ibunya dan keluarganya, dan kami berhasil menghabiskan musim panas pertama itu,” ungkap Moshiri, mengutip dari The Guardian, Rabu (10/1/2018).

"Kemudian, musim panas lalu (kedua), kami menawarkan kesepakatan yang lebih baik daripada Chelsea. Apa pun yang mereka minta kami penuhi, tapi dia tetap tidak ingin menetap bersama kami. Dia ingin bermain untuk Chelsea saat itu,” lanjut Miliarder asal Iran itu.

Untuk memperkuat jawaban Moshiri mengenai perpindahan Lukaku, pria asal Iran itu menjabarkan bagaimana kesungguhan Everton dalam mempertahankan Lukaku.

“Saya bisa meyakinkan Anda semua bahwa kami telah sungguh-sungguh mencoba segala hal untuk mempertahankan Rom (sapaan akrab Lukaku). Namun, jika saya memberitahu Anda apa yang kami sudah tawarkan kepadanya, Anda pasti tidak akan memercayainya. Kami menawarkan kesepakatan yang lebih baik dari Chelsea, dan agennya datang ke Finch Farm untuk menandatangani perpanjangan kontrak,” lanjut Moshiri.

“Bahkan kepala eksekutif Everton, Robert Elstone, ada di sana. Semuanya ada di sana, beberapa reporter juga ada di luar, lalu dalam pertemuan itu Rom memanggil ibunya. Ia mengatakan bahwa dia sedang melakukan ziarah di Afrika atau di suatu tempat, dan dia memiliki voodoo atau mendapat pesan bahwa dia merasa perlu berpindah ke Chelsea,” jelas Moshiri mengakhiri.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini