Share

Regulasi Undian 16 Besar Liga Champions, Apa Saja?

Ramdani Bur, Okezone · Senin 11 Desember 2017 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 11 261 1828519 regulasi-undian-16-besar-liga-champions-apa-saja-PtWx8C0s5G.jpg Trofi Liga Champions. (Foto: Sportsfile)

UNDIAN 16 besar Liga Champions 2017-2018 akan dilangsungkan di Kota Nyon, Swiss pada Senin (11/12/2017) mulai pukul 18.00 WIB. Undian tersebut pun memiliki tata cara atau regulasi. Lantas, apa saja regulasi yang mengatur undian nanti?

Setidaknya ada dua regulasi yang mengatur. Setiap juara grup takkan bertemu dengan kampiun grup lain di 16 besar. Nantinya, juara grup hanya akan bersua runner-up di grup lain.

Regulasi selanjutnya, juara grup takkan bertemu runner-up grup yang berasal dari satu negara. Ambil contoh, Manchester United yang berstatus juara Grup A takkan menghadapi Chelsea di 16 besar, meski The Blues –julukan Chelsea– hanya runner-up Grup C. Hal itu karena baik Man United dan Chelsea sama-sama berasal dari Inggris.

Meski banyak regulasi yang mengatur, bukan berarti tak ada potensi big match di 16 besar. Chelsea kemungkinan besar akan bersua Barcelona atau Paris Saint-Germain (PSG) di 16 besar. Begitu juga Man United yang memiliki kemungkinan bertemu Barcelona atau Juventus di fase knockout.

BACA JUGA: Potensi Chelsea Hadapi Tim Kuat di 16 Besar Liga Champions Capai 67%

Setelah undian dilangsungkan, leg I 16 besar akan berlangsung pada 14-15 dan 21-22 Februari 2018 dini hari WIB. Selanjutnya leg II digelar pada 7-8 dan 14-15 Maret 2018 dini hari WIB.

Ketimbang klub lain, menarik menilik calon lawan Madrid di 16 besar. Kiprah mereka di 16 besar bisa jadi penentu kelolosan Los Blancos –julukan Madrid– ke fase selanjutnya. Tim asuhan Zinedine Zidane hanya finis di posisi dua Grup H Liga Champions 2017-2018 setelah kalah bersaing dari Tottenham Hotspur.

BACA JUGA: Jadwal Undian 16 Besar Liga Champions 2017-2018, Potensi Terjadinya Big Match

Sebenarnya, kondisi saat ini sama persis dengan hasil yang menerpa mereka musim lalu. Saat itu, Madrid hanya finis di posisi dua Grup F di bawah Borussia Dortmund. Akan tetapi, menghadapi Napoli yang berstatus juara Grup B, Madrid memenangi pertandingan dan terus melaju ke fase selanjutnya, hingga akhirnya menjadi kampiun usai mengalahkan Juventus 4-1 di partai puncak.

Karena itu, jika mampu juara lagi musim ini, Madrid akan mencetak sejarah sebagai klub pertama yang kampiun tiga musim beruntun, terhitung sejak berganti format pada 1992-1993. Sebelumnya di era 1955-1960, Madrid sempat juara lima musim beruntun. Namun, saat itu Liga Champions belum memasuki era modern seperti saat ini.

Follow Berita Okezone di Google News

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini