BOURNEMOUTH – Bek Bournemouth, Nathan Ake, sempat kecewa karena tidak dimanfaatkan Chelsea di paruh kedua musim 2016-2017. Padahal palang pintu berusia 22 tahun itu berharap, dapat mengisi starting XI The Blues –julukan Chelsea– racikan Antonio Conte.
Di awal musim 2016-2017, Ake yang merupakan pemain Chelsea, dipinjamkan ke kontestan Liga Inggris lainnya, Bournemouth. Bek berpaspor Belanda itu tampil apik di sesi latihan dan membuat pelatih Eddie Howe tak segan memainkannya sebagai pemain utama.
Tidak hanya kukuh dalam bertahan, bek berambut gimbal itu juga piawai membobol gawang lawan. Dalam 10 pertandingan bersama The Cherries –julukan Bournemouth, Ake mencetak 3 gol!
Raihan itu membuat Conte menarik Ake dari Bournemouth per Januari 2017. Sayangnya, tenaganya hanya dimanfaatkan untuk menjadi ban serep. Sepanjang paruh kedua, pemain yang pernah berkiprah bersama Watford itu hanya turun di dua pertandingan bersama Chelsea di Liga Inggris.
Karena itulah, Ake pun memutuskan pindah dari Chelsea pada bursa transfer musim panas 2017. Ia kembali ke Bournemouth dan dikontrak selama 5tahun setelah ditebus 20 juta pounds atau sekira Rp347 miliar.
“Saya kembali dan berharap dapat bermain untuk Chelsea. Namun, pada akhirnya saya kembali ke sini (Bournemouth). Anda selalu ingin bermain, namun sulit untuk tampil di susunan pemain inti Chelsea. Sebab, mereka memiliki banyak pemain berkelas dunia,” kata Ake mengutip dari The Sport Review, Jumat (7/7/2017).
“Saya tahu persaingan di sana memang berat. Namun, saya pikir tidak masalah. Saya merasa telah berkembang karena telah berlatih dengan pemain-pemain berkelas,” tutup pemegang dua caps bersama Timnas Belanda itu.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.