NAMA Diego Maradona sudah melanglang buana di seluruh dunia sebagai salah satu pesepakbola dengan skill luar biasa. Penampilan paling memorable dari seorang Maradona terjadi pada Piala Dunia 1986.
Saat itu Maradona muda melakukan aksi dengan mencetak gol menggunakan tangannya untuk membuat kedudukan menjadi 1-0. Gol kedua yang ia sumbangkan juga tak kalah luar biasa. Ia melakukan solo run melewati tiga pemain termasuk kiper sebelum menceploskan bola ke gawang Tiga Singa.
Kegemilangan sang legenda asal Argentina tersebut membuat beberapa nama pemain disangkut pautkan sebagai titisannya, atau dalam bahasa sekarangnya disematkan embel-embel “The Next” berikut ini adalah lima pemain yang disebut sebagai The Next Maradona, dikutip dari Squawka, Kamis (11/2/2016).
5. Pablo Aimar
Pada masa jayanya, Aimar memang digadang-gadang sebagai pemain yang bakal memiliki skill layaknya Maradona. Puncaknya ketika dirinya bergabung dengan Valencia pada 2001 dari River Plate. Saat itu ia dicap sebagai talenta menjanjikan di Eropa.
Tidak berlebihan jika dirinya dicap demikian karena skill yang ia miliki memang menyita perhatian. Kemampuannya dalam melakukan dribble bola tak dapat diragukan. Ia juga mengantarkan Los Che menjadi juara La Liga di dua kesempatan, lalu juara Piala UEFA, serta runner up Liga Champions pada 2000-2001.
Saayngnya kariernya mengalami penurunan karena cedera yang ia alami. Kepindahannya ke Real Zaragoza juga tidak banyak memengaruhi kondisinya serta kariernya. Sempat mencicipi bermain untuk tim Malaysia, Darul Takzim, pada 2015 ia memutuskan kembali ke River Plate.
4. Juan Roman Riquelme
Mungkin Riquelme bukan lah pemain yang memiliki skill olah bola sebagus Aimar atau Maradona. Namun, passing-nya yang presisi serta kecerdasannya yang ia gunakan dalam mengolah bola di lapangan hijau bersanding dengan Maradona.
Riquelme sempat bergabung dengan Barcelona, namun hanya sebentar saja. Pada 2005 ia berlabuh di El Madrigal, markas Villarreal CF. Masa dua tahunnya bersama Kapal Selam Kuning menjadi ajang demonstrasi kemampuannya.
Riquelme membawa Villarreal masuk ke babak semifinal Liga Champions di tahun debut klub tersebut mencicipi kompetisi tertinggi di benua Eropa tersebut. Pada 23 Januari 2015 ia memutuskan untuk gantung sepatu.