VIENNA - Legenda hidup Barcelona Hans Krankl menjadi orang kesekian yang mengaku tidak suka dengan sikap Jose Mourinho. Entrenador Real Madrid tersebut dinilainya terlalu banyak protes.
Sosok Mourinho memang dikenal sebagai salah satu pelatih kontroversial. Pria 49 tahun asal Portugal ini bahkan kerap membuat pernyataan yang dinilai tidak sepantasnya dilakukan seorang pelatih.
Salah satu komentar kontroversialnya adalah saat Madrid dikalahkan Barcelona pada semifinal Liga Champions 2010-2011 dalam laga yang berlangsung kontroversial. Kala itu, Mou menuding bahwa wasit pertandingan dan UEFA (otoritas sepakbola Eropa) telah membantu Barca lolos ke final.
“Wasit tidak mempengaruhi hasil. Memang selalu ada yang salah buat Mourinho dan saya tidak pernah suka dengan berbagai macam aksi protesnya,” tutur Krankl dikutip Football-Espana, Rabu (10/10/2012).
“Jika dia (timnya) kalah atau tidak menang, dia selalu komplain tentang wasit. Bagi saya, dia seharusnya sangat senang dengan tim yang dimilikinya. Dia adalah pelatih bagus, tapi juga pribadi yang tidak saya sukai,” sambungnya.
Pada laga El Clasico terakhir antara Madrid dan Barcelona yang berkesudahan 2-2, akhir pekan kemarin, Krankl juga meyakini bahwa mantan klubnya itu pantas menang.
“Saya pikir Barca hanya tidak beruntung, karena mereka tampil lebih baik. Madrid main bagus terutama di babak pertama, tapi dengan sedikit keberuntungan, Barca bisa menang,” imbuhnya seraya mencontohkan tendangan Martin Montoya yang mengenai mistar sebagai ketidakberuntungan Barca.
“Barca adalah tim terbaik di dunia saat ini, dan Madrid setelahnya (kedua). Mereka adalah tim terkuat, tapi Barca tetap yang terbaik,” timpal pria 59 tahun asal Austria ini.
Terakhir, Krankl juga memberikan opininya terkait perdebatan siapa yang terbaik antara dua bintang kedua tim, yakni Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di kubu Los Merengues.
“Untuk pemain terbaik dunia, malaikat kecil (Messi) lebih baik dari Ronaldo,” pungkas striker andalan Barca pada era 1978-1981.
Krankl direkrut Barca dari klub kampong halamannya, Rapid Vienna usai tampil mengesankan bersama Timnas Austria di Piala Dunia Argentina. Selama tiga tahun berkarier di Camp Nou, Krankl menjaringkan 34 gol dari 46 laga dan memberikan sebuah trofi UEFA Winners cup (1979) dan Copa Del Rey (1981).
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.