Share

"Juara Bertahan Pantas Ikuti Kualifikasi"

A. Firdaus, Jurnalis · Kamis 06 September 2012 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 06 51 685957 ToSQG9Bqhc.jpg Xabi Alonso (foto: Reuters)

MADRID – Spanyol merupakan pemegang juara Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan silam. Mereka juga harus mengikuti babak kualifikasi, seperti layaknya tim-tim lain. Gelandang La Furia Roja, Xabi Alonso yakin ini merupakan langkah yang tepat.

 

Terakhir juara bertahan lolos otomatis terjadi pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan-Jepang. Prancis merupakan juara Piala Dunia 1998 yang bisa mengikuti Piala Dunia berikutnya tanpa harus bersusah payah mendapatkan tiket ke babak final.

 

Praktis pada 2006, Brasil yang keluar sebagai juara Piala Dunia 2002 harus mengikuti kualifikasi Piala Dunia dari awal. Tim Samba pun berhasil lolos ke babak final di Jerman, meski juara diraih oleh Italia.

 

Untuk mendapatkan tiket tersebut, Alonso menyadari betapa letihnya menghadapi laga-laga kualifikasi yang sekian banyak itu. Seperti layaknya tim yang kembali dimulai dari nol. Tapi dia meyakini itu merupakan proses sebagai tim yang benar-benar layak dikatakan sebagai juara.

 

“Logikanya, karena banyak kompetisi dan event olahraga, juara bertahan berhak untuk mempertahankan gelar. FIFA tidak memungkinkan untuk itu, tapi saya pikir itu cukup penting dan adil bahwa juara bertahan berhak mengikuti kualifikasi,” ucap Alonso, seperti disitat The World Game, Kamis (6/9/2012).

 

“Saya pikir kami berada di posisi yang menguntungkan di mana kami merupakan bagian grup yang telah membuat sejarah. Tapi kami masih menyadari masa depan. Kami belum berpuas diri,” sambung gelandang Real Madrid itu.

 

Spanyol yang juga merupakan juara Euro 2012 akan memulai langkah mereka demi memperebutkan tiket Piala Dunia dengan menghadapi Georgia di Tbilisi pada 11 September mendatang yang tergabung di grup I. Namun, sebelum itu mereka bakal meladeni Arab Saudi dalam laga ujicoba yang berlangsung pada Sabtu (8/9/2012) di Pontevedra.

 

“Kami ingin memenangkan banyak gelar. Ketika waktunya datang kami berhenti memenangkan gelar, kami akan menghadapinya dengan cara terbaik,” tegas mantan punggawa Liverpool itu.

(fir)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini