Scholes Dimata Duo Legenda Prancis

Muhayati Faridatun, Jurnalis · Jum'at 03 Juni 2011 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 03 45 464089 uOFKIksxFy.jpg Paul Scholes / Foto: Daylife

MANCHESTER - Paul Scholes, salah satu pangeran Manchester United yang memutuskan gantung sepatu di penghujung musim 2010/2011. Bagaimana sosok Scholes dimata duo legenda hidup Prancis, Thierry Henry dan Zinedine Zidane?

Scholes menghabiskan kariernya bersama United sepanjang 17 tahun, tanpa sekalipun berpaling ke lain klub. Mengantongi 150 gol dari total 675 penampilan, pria kelahiran 36 tahun silam menutup kiprahnya di Old Trafford, usai berlaga di final Liga Champions pada akhir pekan lalu.

Selama berseragam Setan Merah, Scholes sempat merasakan kebahagiaan merengkuh 10 gelar juara Premier League, tiga trofi FA Cup, dua gelar Carling Cup, serta dua mahkota Liga Champions, meskipun dia melewatkan laga final pada 1999 silam lantaran terganjal hukuman.

Keputusan Scholes sudah bulat dan tentunya menyisakan banyak kenangan. Tak hanya bagi para punggawa United serta fans, namun Henry dan Zidane turut merasakan kehilangan sosok gelandang sentral yang cukup disegani.

“Setiap kali kami melawan Manchester United, kami selalu ketakutan dengan aksi Paul Scholes,” demikian kesan Henry, seperti dilansir Bleacher Report, Jumat (3/6/2011).

“Visinya, cara dia melihat permainan, rasio golnya, kekuatan mental yang sulit diruntuhkan, dan dia merupakan rival sejati,” puji mantan kapten Arsenal yang kini merumput bersama New York Red Bulls.

Sama halnya dengan Zidane, yang mengklaim Scholes sebagai gelandang terhebat di masanya. “Tak diragukan lagi, dia merupakan gelandang terhebat pada generasinya. Dia nyaris tak tersentuh dalam segala hal yang dilakukan,” imbuhnya.

“Dia selalu membuat setiap laga terlihat mudah karena dia memiliki banyak kemampuan natural,” tegas pria yang menghabiskan kariernya sebagai playmaker Cannes, Bordeaux, Juventus, dan Real Madrid.

(far)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini