Hasil Suram Arsenal di Ujung Kompetisi

Fitra Iskandar, Jurnalis · Senin 23 Mei 2011 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 23 45 459730 23pKFsuErG.jpg (Foto:Daylife)

LONDON – Arsenal tidak mampu memberikan hasil manis dalam pertandingan terakhir Premier League menghadapi Fulham di Craven Cottage, Minggu (23/5/2011) malam. The Gunners bahkan nyaris dipermalukan Fulham, jika tidak diselamatkan gol Theo Walcott di penghujung laga sehingga kedudukan berakhir imbang 2-2.

Arsenal mengancam gawang Fulham yang dikawal Mark Schwarzer melalui serangan yang dibangun Bakari Sagna, Jack Wilshere dan Samir Nasri. Sayang bola yang ditanduk Nasri mengarah tepat ke posisi Schwarzer.

Sagna kembali menjadi otak serangan The Gunners sembilan menit kemudian. Kali ini aksinya di sisi kanan membuka peluang bagi Darron Gibbs mencetak gol pembuka bagi The Gunners, tapi lagi-lagi Schwarzer berhasil melakukan tugasnya dengan baik di bawah mistar gawang.

Fulham balik meneror pertahanan tim tamu. Beruntung Szczeszny mementahkan upaya Andrew Johnson yang memanfaatkan kesalahan Vermaelen.Percobaan Fulham selanjutnya baru membuahkan hasil.Gol dilesakkan Steve Sidwell memanfaatkan umpan Bobby Zamora. Szczesny mencoba menghalau namun Sidwell dengan cerdik meluncurkan bola melewati kaki kiper Polandia itu.

Sengatan The Cottagers langsung memanaskan Meriam London. Robin van Persie membuat kedudukan imbang setelah memanfaatkan umpan Abou Diaby. Tembakan menyusur tanahnya, tak mampu dibendung Schwarzer.

Fulham sempat mengemas peluang melalui Zamora sebelum peluit babak pertama ditiup. Namun hingga turun minum kedudukan imbang 1-1 tetap bertahan.

Anak asuh Mark Hughes mengawali babak kedua dengan baik. Setelah gagal melakukan mencetak gol melalui sundulan, Zamora membuat ribuan fans Fulham bergemuruh. Sundulannya tak terhalau Szczesny sehingga kedudukan 2-1 untuk Fulham.

Mungkin Vermaelen dkk tidak awas dengan bola-bola atas Fulham yang mematikan. Musim ini 30 persen gol Fulham lahir dari sundulan. Persentase terbanyak di Premier League.

Unggul 2-1, The Cottagers tetap tampil agresif. Tak lama setelah gol kedua tercipta, sebuah serangan nyaris membuat Arsenal semakin merana. Zamora sempat jatuh saat duel dengan Djourou, namun wasit tidak menunjuk titik putih. Johnson berusaha memanfaatkan bola liar tersebut namun berhasil diblok kiper.

Wenger berusaha tidak frustasi mengejar ketertinggalan dengan merotasi skuad. Andrey Arshavin, E Eboue, dan Theo Walcott, menggantikan Ramsey, Abou Diaby dan Kieran Gibbs.Fulham juga merotasi pemain Murphy, Greening dan Zamora ditarik. Zoltan Gera, Davies dan Etuhu masuk.

Di menit 74, Fulham harus bermain dengan 10 pemain, karena Gera diusir wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Vermaelen.Bisa jadi insiden kartu merah ini membuat kesempatan Fulham berlaga di Europa League dari satu slot fair play yang tersedia, melayang.

Kondisi ini berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Arsenal. Di menit 89, Theo Walcott menggagalkan pesta Fulham.Meski sempat dijangkau Schwarzer, bola tetap menembus jala Fulham. Kedudukan 2-2 ini bertahan hingga bubar.

Hasil imbang ini membawa Fulham finis di peringkat delapan dengan poin 49. Bagi Arsenal hasil imbang ini melengkapi kegagalan mengambil kembali posisi ketiga dari tangan Manchester City. Karena di Reebok Stadium, City mengemas kemenangan 2-0 atas Bolton Wanderers.

Susunan Pemain:

Fulham: Schwarzer, Hangeland, Senderos, Hughes, Briggs, Sidwell, Murphy, Greening, Dempsey, A Johnson, Zamora; Subs: Stockdale, Salcido, Etuhu, Gera, Davies, Kakuta, Gudjohnsen.

 

Arsenal: Szczesny, Sagna, Djourou, Vermaelen, Gibbs, Diaby, Nasri, Ramsey, Wilshere, Chamakh, Van Persie; Subs: Lehmann, Squillaci, Eboue, Miquel, Denilson, Arshavin, Walcott.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini