BARCELONA – Kekalahan menyakitkan dari rival abadi di kandang sendiri selalu meninggalkan luka mendalam bagi klub sebesar Barcelona. Rangkaian sembilan kemenangan beruntun Blaugrana di kancah domestik resmi terhenti usai takluk dari Real Madrid pada matchday ke-10 Liga Spanyol 2026-2027, pada Senin (26/10/2026).
Menanggapi hasil minor tersebut, pelatih Barcelona, Hansi Flick tampil terbuka dan tidak menutup-nutupi kekecewaannya di hadapan media. Juru taktik asal Jerman itu menegaskan hasil negatif ini sama sekali tidak boleh ditoleransi secara berlebihan oleh timnya.
"Dua kekalahan adalah terlalu banyak bagi saya dan para cules, dan satu di antaranya terjadi di El Clasico, tetapi ini tidak akan menimbulkan keraguan," tegas Flick, mengutip dari Marca, Senin (26/10/2026).
Meskipun merasa terpukul dengan hilangnya poin penuh di laga sarat gengsi, Flick memastikan bahwa situasi ini tidak akan menggoyahkan keyakinan internal tim. Ia menilai bahwa hasil buruk adalah bagian dari dinamika olahraga yang harus dihadapi secara realistis.
"Saya rasa sudah jelas bahwa kami bermain melawan lawan berkualitas tinggi yang tampil sangat baik tanpa bola. Kami kurang kesegaran," lanjut Flick.
Dalam evaluasinya, Flick menyoroti bahwa performa lini depan dan belakang Barcelona masih menyisakan banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Ia menolak untuk mencari kambing hitam di balik kegagalan meredam perlawanan Los Blancos akhir pekan kemarin.
"Kami harus berbaikan. Setelah kekalahan-kekalahan ini, tidak ada alasan. Namun saya tahu apa yang perlu kami tingkatkan. Saya tidak khawatir karena ini adalah bagian dari permainan dan olahraga,” sambung Flick.