Shin Tae-yong juga menyoroti sejumlah insiden yang terjadi pada pekan yang sama dan mencederai semangat positif antarsuporter. Bus tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 dilaporkan diserang, sementara rombongan The Jakmania yang pulang dari Bantul juga mengalami penyerangan.
Shin Tae-yong menilai tindakan kekerasan tersebut tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak secara serius. Menurutnya, klub dan aparat penegak hukum perlu mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Shin Tae-yong menambahkan, penanganan insiden kekerasan tidak seharusnya hanya dibebankan kepada klub sepak bola. Dia meminta pihak berwenang menangkap dan memberikan hukuman berat kepada pelaku agar kejadian serupa tidak terulang pada masa mendatang.
“Pihak berwenang harus menangkap dan menghukum berat para pelaku agar kejadian seperti ini tidak terulang pada masa mendatang. Melimpahkan tanggung jawab tersebut kepada pihak klub saja tidak masuk akal. Sanksi hukum yang tegas harus dijatuhkan kepada individu-individu yang melakukan tindakan tersebut,” kata Shin Tae-yong.
(Erha Aprili Ramadhoni)