"Satu-satunya pemain yang bisa disandingkan dengannya adalah beberapa pemain didikan klub sendiri, yaitu Paul Scholes dan Ryan Giggs, karena mereka memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Manchester United selama dua decade,” imbuh Ferguson.
Melengkapi trio pemain berbakat tersebut, Paul Scholes dikenal sebagai metronom permainan The Red Devils. Memulai karier sebagai gelandang serang, Scholes memiliki visi bertanding, kecerdasan membaca permainan, serta akurasi umpan yang sangat elite.
Kehebatannya terbukti saat Scholes sempat memutuskan pensiun pada 2011, namun kembali bermain setahun kemudian dan tetap menjadi salah satu gelandang terbaik di Premier League untuk mengawal musim terakhir Ferguson sebelum pensiun.
(Rivan Nasri Rachman)