KEPINDAHAN Rodri Hernandez ke Barcelona menjadi salah satu topik paling hangat di bursa transfer musim panas 2026. Gelandang bertahan Timnas Spanyol ini merapat ke Camp Nou dengan status mentereng, yakni usai dinobatkan sebagai pemain terbaik di Piala Dunia 2026 serta pernah meraih penghargaan individu paling bergengsi, Ballon d'Or.
Pertandingan LaLiga secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Di balik reputasinya yang gemilang sebagai pengatur tempo permainan di atas lapangan, pemain kelahiran ibu kota Spanyol ini ternyata menyimpan berbagai sisi unik dalam perjalanan karier maupun pribadinya. Lantas apa saja?
Pemain bernama lengkap Rodrigo Hernandez Cascante ini lahir di Madrid pada 22 Juni 1996. Kehadirannya menambah daftar panjang pemain kelahiran ibu kota yang pernah mengenakan seragam kebanggaan Barcelona.
Rodri tercatat sebagai pemain ke-20 dalam sejarah klub yang berasal dari Madrid, mengikuti jejak para pendahulunya seperti Marcos Alonso dan Munir.
Pada tahun 2024 lalu, Rodri sukses merengkuh trofi Ballon d'Or dan mencatatkan sejarah sebagai pesepakbola Spanyol kedua yang meraih penghargaan pemain terbaik dunia tersebut setelah legenda Barcelona, Luis Suarez, pada tahun 1960. Barcelona sendiri memang memiliki sejarah manis dalam merekrut para pemenang penghargaan individu terakbar ini, termasuk ikon-ikon terdahulu seperti Johan Cruyff dan Allan Simonsen.
Saat memperkuat Timnas Spanyol di Piala Dunia 2022 Qatar, pelatih Luis Enrique sempat menempatkannya sebagai bek tengah karena posisi aslinya diisi oleh Sergio Busquets. Untuk beradaptasi dengan peran baru tersebut, ia secara khusus mempelajari rekaman permainan Gerard Pique dan Carles Puyol saat menjuarai Piala Dunia 2010.
Kedua bintang Timnas Spanyol itu pun merupakan legenda Barcelona. Jadi, tak heran jika Rodri mengaku antusias untuk bermain di Blaugrana.
Sering kali dibandingkan dengan penerusnya di lini tengah Timnas Spanyol, Rodri tidak pernah sungkan memuji seniornya tersebut. Dalam wawancaranya bersama Mundo Deportivo, ia secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap Busquets.
"Saya menonton Busquets dan menyerap hal-hal yang ia lakukan lebih baik dari saya. Dia adalah gelandang bertahan terbaik sepanjang masa,” jelas Rodri.
Meskipun tampil begitu dominan dan menjadi pusat perhatian di atas lapangan, Rodri memilih untuk menjaga privasi kehidupan pribadinya dengan meminimalkan jejak digital. Ia sama sekali tidak memiliki akun media sosial pribadi, menjadikannya salah satu contoh pesepak bola papan atas yang tetap membumi di era modern.
(Rivan Nasri Rachman)