PERTH – Laga AC Milan vs Inter Milan di laga uji coba pramusim 2026 berlangsung sengit di Perth, Australia, pada Rabu (5/8/2026) malam WIB. Duel bertajuk derby della Madonnina tersebut pun pada akhirnya berakhir sama kuat 1-1.
Sebelum pertandingan dimulai, suasana haru menyelimuti stadion sebagai bentuk penghormatan kepada legenda Rossoneri, Franco Baresi. Seluruh pemain mengenakan jersey nomor 6 dan melakukan mengheningkan cipta, serta kembali menghentikan laga sejenak pada menit keenam untuk mengenang sang kapten ikonis.
Jalannya babak pertama diwarnai sejumlah peluang emas yang gagal dimanfaatkan oleh kedua kesebelasan. Gelandang Milan, Yunus Musah, bahkan sempat menyia-nyiakan peluang matang ketika tendangannya hanya membentur tiang gawang yang sudah kosong.
Kedua tim terus memperlihatkan intensitas permainan yang cukup tinggi sepanjang paruh pertama. Namun, lini depan AC Milan maupun Inter Milan masih tumpul, sehingga skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Nerazzurri langsung mengambil inisiatif penyerangan untuk memecah kebuntuan. Hasilnya pun langsung terlihat melalui sebuah skema serangan balik cepat yang terorganisir dengan sangat apik.
Pemain muda pengganti, Matteo Lavelli, mengirimkan bola ke sisi kanan yang disambut umpan tarik matang dari Nicolo Barella. Federico Dimarco yang berdiri tanpa kawalan di kotak penalti sukses menyontek bola masuk ke gawang pada menit ke-53.
Tertinggal satu gol, kubu Rossoneri langsung merespons dengan melakukan pergantian pemain besar-besaran demi mendongkrak daya gedor. Delapan pergantian sekaligus saat laga memasuki jam pertandingan, termasuk memasukkan nama-nama bintang seperti Luka Modric dan Rafael Leao.
Masuknya darah segar di lini serang membuat permainan Milan menjadi jauh lebih hidup dan agresif. Upaya keras skuad Merah Hitam akhirnya membuahkan hasil manis jelang waktu normal berakhir.
Christopher Nkunku dijatuhkan di kotak terlarang oleh Carlos Augusto dalam sebuah duel yang berbuah hadiah penalti bagi Milan. Nkunku yang maju sendiri sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-84. Sepakan kerasnya menghujam bagian atas jala gawang dan mengubah kedudukan menjadi 1-1 dan bertahan sampai laga berakhir.
(Rivan Nasri Rachman)