ISU miring sedang menerpa FIFA setelah munculnya tuduhan Piala Dunia 2026 telah diatur demi memuluskan langkah Timnas Argentina mempertahankan gelar juara. Rumor konspirasi ini kian memanas pasca-kemenangan dramatis tim berjuluk Albiceleste tersebut atas Mesir di babak 16 besar.
Pihak Mesir, baik pemain maupun staf, secara terbuka melayangkan protes keras dan mengklaim bahwa kepemimpinan wasit condong menguntungkan sang juara bertahan. Situasi ini diperparah oleh keputusan kontroversial sebelumnya saat Lionel Messi lolos dari kartu merah dalam laga kontra Aljazair.
Tekanan kini mengarah kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang sebelumnya juga sempat dikritik karena mengaku ikut menderita saat menyaksikan Argentina bersusah payah mengalahkan Tanjung Verde. Jika keputusan kontroversial kembali terjadi di laga perempatfinal melawan Swiss, kredibilitas turnamen dipastikan kian tersudut.
Di tengah riuhnya tudingan miring kepada Argentina saat ini, sebuah video lawas yang memperlihatkan sisi emosional Messi mendadak viral kembali di media sosial X. Menariknya, video tersebut justru berisi momen ketika La Pulga menuduh turnamen lain telah disetting untuk negara rival.
Momen itu terjadi pada Copa America 2019, ketika Argentina berhasil mengamankan peringkat ketiga setelah menumbangkan Chile. Namun, laga tersebut ternoda oleh kartu merah yang diterima Messi, yang menjadi kartu merah kedua sepanjang karier profesionalnya.
Seusai pertandingan, kapten Argentina tersebut tidak dapat membendung kekecewaannya dan langsung menyerang CONMEBOL selaku pihak penyelenggara. Messi dengan lantang menyebut bahwa turnamen tersebut sudah dirancang agar sang tuan rumah, Brasil, keluar sebagai juara.
"Kami tidak harus menjadi bagian dari korupsi ini," cetus Messi dengan nada geram, sebagaimana dilansir dari laporan NBC.