Setelah sempat bungkam pasca-laga, Ronaldo akhirnya membuka suara terkait hasil minor tersebut. Alih-alih meratapi trofi Piala Dunia yang luput dari genggamannya, ia memilih untuk mengingatkan publik akan sejarah manis yang pernah ia persembahkan untuk negaranya.
Ronaldo menegaskan keberhasilannya merengkuh trofi Piala Eropa atau Euro 2016 silam memiliki nilai emosional yang sangat besar. Bagi Ronaldo, pencapaian tersebut sudah sangat luar biasa dan tidak kalah mentereng jika dibandingkan dengan trofi Piala Dunia.
“Saya telah memenangkan Euro 2016 dan bagi saya itu memiliki nilai yang sama dengan Piala Dunia. Saya sudah memberikan yang terbaik. Saya memenangkan tiga gelar bersama Portugal. Sebelum Cristiano Ronaldo, Portugal belum pernah memenangkan gelar apa pun. Jadi, saya bahagia,” ungkap Ronaldo dalam wawancara usai laga, Selasa (7/7/2026).
Kini, di saat Messi, Mbappe, dan Haaland terus melanjutkan perburuan sepatu emas dengan modal 7 gol mereka, Ronaldo harus merelakan tarian terakhirnya berakhir antiklimaks. Angka 7 yang biasanya menjadi simbol keajiban baginya, kali ini justru menjadi penanda tanggal kepulangannya dari panggung dunia.
(Rivan Nasri Rachman)