JAKARTA - Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente mengatakan salah jika membandingkan Lamine Yamal dengan bintang Argentina, Lionel Messi. De la Fuente menilai Yamal masih berusia sangat belia sehingga masih terus bisa berkembang.
De la Fuente membantah sorotan yang terus-menerus terhadap pemain sayap Barcelona itu berdampak negatif bagi tim.
"Akan menjadi kesalahan untuk membandingkan (Yamal-red) dengan siapa pun," kata De la Fuente saat Yamal dibandingkan dengan peran Messi dan Maradona bersama Argentina di masa lalu, melansir ESPN, Minggu (21/6/2026)
"Dia berusia 18 tahun, dalam proses pengembangan, proses pematangan. Kita harus membiarkan dia mengikuti jalannya sendiri," ucapnya.
"Pemain-pemain seperti ini, yang memiliki sesuatu yang berbeda, siap untuk itu," tambahnya.
Yamal dimasukkan pada menit ke-71 saat Timnas Spanyol melawan Cape Verde. Saat itu, Spanyol kesulitan menembus pertahanan lawan.
Pemain tersebut mengakui pekan ini ia masih belum siap bermain selama 90 menit. De la Fuente juga tidak mau mengatakan apakah ia akan menjadi starter dalam pertandingan melawan Arab Saudi.
"Kita akan mengevaluasinya," kata de la Fuente.
"Kabar terbaiknya adalah dia ada di sini. Lamine sedang dalam kondisi bagus. Apakah dia bermain 55, 58, atau 63 menit, itu akan tergantung pada pertandingan."
Pelatih itu menegaskan, fokus pada Yamal dapat menyebabkan masalah dengan rekan-rekan setim di ruang ganti.
"Kami memiliki suasana yang sehat," katanya.