HOUSTON - Hasil imbang 1-1 yang diraih Tim Nasional (Timnas) Portugal saat menghadapi Republik Demokratik Kongo di laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 menyisakan cerita pahit bagi sang kapten, Cristiano Ronaldo. Selain gagal mempersembahkan poin penuh, pemain berjuluk CR7 itu harus rela menjadi sasaran ejekan oleh suporter lawan yang meneriakkan nama rival abadinya, Lionel Messi.
Dalam laga yang berlangsung di NRG Stadium, Houston, pada Kamis (18/6/2026) dini hari WIB, sekelompok pendukung Kongo terdengar lantang menyanyikan yel-yel "Messi, Messi" ke arah Ronaldo saat sang pemain berjalan menuju lorong stadion usai peluit panjang dibunyikan. Menanggapi provokasi yang videonya viral di media sosial tersebut, bintang berusia 41 tahun itu memilih tidak bereaksi dan terus berjalan mengabaikan sorakan.
Ejekan tersebut melengkapi performa minor Ronaldo yang tampil kurang menggigit sepanjang 90 menit. Penyerang gaek itu tercatat hanya menyentuh bola sebanyak 25 kali dan sama sekali tidak mampu melepaskan satu pun tembakan yang tepat sasaran ke gawang Kongo.
Bermain di hadapan 68.777 pasang mata yang memadati stadion, Portugal sebenarnya memimpin lebih dulu pada menit keenam lewat sundulan Joao Neves yang memanfaatkan umpan silang Pedro Neto. Namun, Kongo yang baru kembali tampil di Piala Dunia setelah 52 tahun, berhasil menyamakan kedudukan melalui tandukan Yoane Wissa di masa injury time babak pertama.
Gol Wissa dari umpan Arthur Masuaku tersebut menjadi catatan sejarah emas, karena merupakan gol pertama yang pernah dicetak Kongo sepanjang keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia. Hasil ini juga membuat Kongo mengikuti jejak Tanjung Verde yang mengejutkan Eropa setelah menahan Spanyol 0-0 dua hari sebelumnya.
Di sisi lain, laga ini sebenarnya menjadi momentum emas bagi Ronaldo untuk melewati rekor Lionel Messi yang baru saja mencetak hat-trick sehari sebelumnya.
Meski kini resmi sejajar dengan Messi sebagai pemain yang tampil di enam edisi Piala Dunia, Ronaldo membuang kesempatan emas untuk menjadi pemain pertama yang selalu mencetak gol di enam turnamen berbeda setelah tembakannya di menit ke-68 dan 73 melebar dari gawang.