Mimpi Jota yang belum sempat terwujud itu kini menjadi misi besar yaitu membawa pulang trofi Piala Dunia pertama dalam sejarah Portugal.
Meski difavoritkan sebagai salah satu kandidat juara, Vitinha menolak terlena. Ia menegaskan bahwa Portugal butuh kerendahan hati dan ketajaman taktis, bukan sekadar nama besar agar bisa melangkah lebih jauh dari perempat final Qatar 2022.
"Kami memiliki bakat. Yang kami butuhkan hanyalah aspek teknis dan taktis yang tepat," tegasnya.
Portugal dijadwalkan menjalani laga perdana Grup K menghadapi Republik Kongo pada 17 Juni 2026. Cristiano Ronaldo dan tim tak hanya membawa ambisi juara, di pergelangan tangan mereka, ada nama seorang sahabat yang harus mereka perjuangkan hingga akhir.
(Dian AF)