Setelah resmi melepas Ronaldo, Ferguson tidak tinggal diam. Ia segera membidik suksesor untuk mengisi kekosongan di lini serang Setan Merah.
Nama yang muncul saat itu adalah bintang muda Olympique Lyon yang tengah naik daun, Karim Benzema. Ferguson bermimpi menduetkan Benzema dengan Wayne Rooney untuk menjaga ketajaman Man United.
Namun, langkah Ferguson kembali dijegal oleh Real Madrid. Selain harus merelakan Ronaldo, ia juga harus melihat Benzema memilih bergabung ke klub yang sama.
Man United sebenarnya sempat melakukan negosiasi, namun Ferguson memilih untuk bersikap realistis terkait harga pasar sang pemain.
"Kami sempat mengejar Benzema, tapi bagi kami, label harganya melampaui nilai sang pemain. Lyon mungkin merasa kami merendahkan nilainya, dan itu tidak masalah. Mereka mendapatkan 42 juta Euro dan merasa senang dengan itu. Hal ini menunjukkan bahwa kami adalah klub yang masuk akal dalam urusan bisnis," jelas Ferguson.
Kegagalan itu membuat sejarah berjalan berbeda, di mana Benzema akhirnya justru menjadi pelayan setia Ronaldo di Madrid selama bertahun-tahun.
(Rivan Nasri Rachman)