Juara dunia empat kali tersebut harus absen untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah kalah menyakitkan melalui adu penalti 4-1 melawan Bosnia dan Herzegovina di final playoff. Bagi para penggemar sepak bola, kehadiran Italia tentu akan menambah prestise turnamen, meski mekanisme pergantian ini masih menjadi tanda tanya besar.
Di sisi lain, keikutsertaan Iran memang masih diselimuti ketidakpastian. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sebelumnya menyatakan bahwa mereka hanya akan memutuskan partisipasi tim nasional setelah FIFA memberikan kejelasan mengenai permintaan relokasi pertandingan mereka dari Amerika Serikat ke Meksiko.
Meski demikian, laporan terbaru menyebutkan pihak Iran telah merilis pernyataan resmi yang menegaskan kesiapan mereka untuk tetap berkompetisi sesuai rencana. Hingga saat ini, lembaga-lembaga terkait mulai dari Gedung Putih, FIFA, hingga Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) masih memilih untuk bungkam dan belum menanggapi permintaan komentar terkait usulan kontroversial ini.
(Rivan Nasri Rachman)