“Saat saya melatih tim nasional, saya sangat menekankan penggunaan pemain lokal dan menolak naturalisasi berlebihan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Kolev mengaku cukup kaget dengan banyaknya penggunaan pemain asing di klub lokal serta masifnya pemain naturalisasi di Timnas Indonesia. Ia memahami kebijakan tersebut bertujuan untuk mendongkrak prestasi tapi belum menuai hasil yang diinginkan.
“Sekarang saya melihat ada 5-6 pemain asing di klub, bahkan tim nasional juga dipenuhi pemain asing. Mereka merasa itu membantu, tetapi hasilnya belum sesuai harapan masyarakat Indonesia,” pungkas Kolev.
(Wikanto Arungbudoyo)