Penjaga gawang berusia 27 tahun itu menilai Ajax kekurangan rasa kebersamaan sebagai sebuah tim. Menurutnya, kekompakan dan semangat saling mendukung antar pemain sangat penting, terutama ketika sedang dalam situasi sulit.
“Sebuah tim, orang-orang yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain. Di saat-saat sulitlah kami akan melihat yang terbaik, apakah kami benar-benar sebuah tim atau tidak. Kami semua perlu bercermin dan melihat bagaimana kami bisa berkembang,” ucapnya.
“Saat menang, semua orang berteman. Di saat-saat sulitlah kami akan melihat yang terbaik, apakah kamibersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain, apakah kita saling mendukung,” sambung eks kiper FC Utrecht itu.
“Sepakbola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kami harus menjadi sebuah tim,” tandas Paes.
Kekalahan tersebut membuat Ajax Amsterdam turun di peringkat keempat klasemen sementara Liga Belanda 2025-2026. Mereka mengoleksi 44 poin, sama seperti FC Twente yang sedang duduk di peringkat ketiga.
(Wikanto Arungbudoyo)