Kecintaan Vizcarra pada Indonesia tidak berhenti pada agama dan keluarga. Setelah tinggal selama lebih dari delapan tahun, pemain yang pernah menjadi idola Bobotoh saat berseragam Persib ini pun mengajukan proses naturalisasi.
Pada Maret 2018, ia resmi mengantongi paspor Indonesia dan tak lama kemudian mendapatkan panggilan perdana membela Timnas Indonesia dalam laga kontra Myanmar. Meskipun ia hanya mencatatkan satu caps bersama skuad Garuda, dedikasi Vizcarra terhadap sepak bola Indonesia tetap tinggi.
Hingga saat ini, di tengah kompetisi tahun 2026, ia masih menjadi andalan lini serang PSIS Semarang. Menariknya, meski tuntutan fisik di lapangan sangat berat, Vizcarra tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dengan konsisten menjalankan kewajiban ibadah di bulan Ramadhan.
Baginya, Islam telah memberikan kedamaian yang membantunya tetap tangguh menghadapi kerasnya persaingan di lapangan hijau.
(Rivan Nasri Rachman)