BANTUL - Pelatih Arema FC, Widodo Cahyono Putro, mengimbau anak asuhnya untuk jangan terlalu melihat catatan statistik yang ada. Sebab, hal itu hanya di atas kertas dan semua hal bisa terjadi di pertandingan.
Arema FC bakal bertemu tim sesama penghuni zona degradasi Persikabo. Laga ini menjadi penting bagi kedua tim guna berlomba-lomba lolos dari zona degradasi Liga 1 2023-2024.
Persikabo yang tampil jadi tuan rumah memang memiliki catatan statistik yang buruk melawan Arema. Laskar Padjadjaran hanya tiga kali menang, tujuh imbang, dan 11 kalah dari 21 perjumpaan di semua kompetisi.
"Sebetulnya kami tidak melihat ke sana, karena mereka juga pasti akan mengejar kemenangan. Jadi kita fokus ke dalam tim Arema sendiri, bagaimana caranya kita bisa memenangkan pertandingan," kata Widodo, saat konferensi pers sebelum pertandingan.
Pelatih kelahiran Cilacap itu berujar telah mempersiapkan tim baik secara taktik maupun psikis menghadapi Persikabo pada Jumat sore (1/3/2024) di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta. Ia meminta anak asuhnya bekerja keras dan bermain konsisten demi meraih tiga poin.
"Jadi percaya kepada kemampuan tim dan selalu kompak untuk setiap pemain saling support," ujar pelatih berusia 53 tahun ini.
Arema FC kini berada di posisi 16 klasemen sementara hingga pekan 26 Liga 1. Mereka meraih 27 poin dari tujuh kemenangan, enam imbang, dan 13 kalah.
Sementara itu, Persikabo berada satu strip di bawahnya dengan torehan 17 poin. Hasil itu dari tiga kemenangan, delapan hasil imbang, dan 15 kekalahan.
Dalam dua laga terakhir sejak ditangani Widodo, Arema menunjukkan kebangkitan. Johan Alfarizi dan kawan-kawan dua kali menang dengan skor identik 3-2 atas RANS Nusantara FC dan Persija Jakarta.
Di sisi lain, Persikabo belum pernah menang sama sekali dalam delapan laga terakhir. Mereka terakhir kali merasakan poin penuh saat menumpas RANS Nusantara 2-1 pada November 2023.
(Wikanto Arungbudoyo)