PENYEBAB 3 pemain asing yang dicoret Persib Bandung masih ikut berlatih bareng Maung Bandung –julukan Persib Bandung– akan diulas Okezone. Sekadar diketahui, manajemen Persib Bandung telah mencoret Levy Madinda, Tyronne Gustavo del Pino Ramos dan Daisuke Sato untuk tidak memperkuat tim di sisa Liga 1 2023-2024.
Nama-nama di atas dicoret setelah Persib Bandung mendatangkan dua pemain asing di bursa transfer paruh musim Liga 1 2023-2024, yakni Kevin Ray Mendoza dan Stefano Beltrame. Lantas, kenapa nama-nama di atas masih berlatih bersama Persib Bandung?
(Levy Madinda belum balik ke JDT. (Foto: Laman resmi Persib Bandung)
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengatakan ketiganya masih diperbolehkan gabung dan menjalani latihan bersama Maung Bandung. Sebab, ketiganya masih memiliki kontrak meski tidak didaftarkan di paruh kedua musim Liga 1 2023-2024.
“Jadi pada dasarnya, mereka adalah pemain profesional dan mereka masih harus tetap perlu berlatih,” kata Bojan Hodak kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia, Selasa (12/12/2023).
Pelatih asal Kroasia ini memastikan tetap memperbolehkan ketiga pemain asing itu sampai ketiganya mendapatkan klub baru. Hal itu baik dengan status pinjaman atau proses transfer.
“Sedangkan untuk Madinda, ketika (peminjamannya) selesai maka dia akan kembali ke JDT (Johor Darul Ta’zim),” jelas eks pelatih Kuala Lumpur City FC ini.
Di sisi lain, Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono mengaku saat ini masih berupaya mencarikan tim yang mau menampung para pemain asingnya. “Opsinya, peminjaman atau dijual,” kata Teddy.
(Daisuke Sato dilepas Persib Bandung. (Foto: Instagram/@persib)
Namun, lanjutnya, hingga saat ini belum ada tim yang menginginkan jasa para pemain asingnya itu. Terutama untuk Tyronne dan Daisuke Sato.
“Tunggu saja kabarnya, belum final,” tambahnya.
Pria berkacamata ini memastikan pencoretan yang dilakukan kepada para pemain asingnya itu merupakan hal yang wajar dalam sepakbola.
“Sudah dikomunikasikan antara tim pelatih dan pemain. Jadi ya sesuatu yang wajar, tapi itu pemain profesional sepak bola memang seperti itu. Kalau pelatih punya opsi yang lain, ya risiko,” tutup Teddy.
(Ramdani Bur)