Pep Guardiola Buktikan Strategi Tiki-Taka Tidak bisa Ditiru Sembarang oleh Erik Ten Hag

Cahyo Yulianto, Jurnalis
Selasa 31 Oktober 2023 22:05 WIB
Pelatih Manchester United, Erik Ten Hag. (Foto: Reuters)
Share :

PEP Guardiola sukses membuktikan bahwa strategi tiki taka tidak bisa ditiru sembarangan oleh Erik Ten Hag. Seperti diketahui, sejak April 2022, Erik Ten Hag ditunjuk oleh Manchester United sebagai penganti pelatih Ralf Rangnick.

Kedatangan Ten Hag pun disambut dengan positif. Dirinya lantas bertekad untuk membawa Man United ke posisi yang jauh lebih baik.

Sebagai murid dari Pep Guardiola saat menangani Bayern Munich II, Erik Ten Hag berupaya untuk meniru gaya permainan Guardiola. Pelatih asal Belanda itu berniat untuk memainkan sepakbola dominan yang juga memberikan permainan indah.

Untuk itu, sederet pemain Ten Hag datangkan di awal kepemimpinannya di Old Trafford. Mulai dari Casemiro, Lisandro Martinez, Anthony dan beberapa nama pemain hebat lainnya.

Hasilnya pun lumayan, Man United sukses meraih trofi Carabao Cup atau Piala Liga Inggris dan finis di peringkat ketiga pada klasemen Liga Inggris musim 2022-2023 lalu.

Di periode keduanya, Erik Ten Hag berupaya untuk menyempurnakan skema tiruan dari Pep Guardiola. Dirinya mendatangkan Andre Onana sebagai penjaga gawang yang dianggap mampu melakukan build up dari bawah layaknya Ederson Moraes.

Erik Ten Hag juga mendatangkan Rasmus Hoglund dari Atalanta yang dirasa memiliki gaya permainan sangat mirip dengan Erling Haaland di Manchester City. Namun sayangnya, segala upaya Ten Hag gagal.

Di musim 2023-2024 ini, ambisi Ten Hag untuk meniru strategi Pep Guardiola gagal total. Setan merah sampai harus terseok-seok di Premier League ataupun Liga Champions.

Puncaknya, mereka bertekuk lutut dari Manchester City, tim yang berusaha ia tiru strateginya. Padahal di laga itu Erik Ten Hag memakai formasi yang sama dengan Manchester City, yakni 4-2-3-1.

Tidak hanya itu, Ten Hag juga memainkan segenap pemain andalannya, mulai dari Andre Onana hingga Rasmus Hoglund. Namun hasilnya, mereka harus bertekuk lutut setelah kalah dengan skor 3-0.

Lantas mengapa Erik Ten Hag kesusahan meniru strategi Pep Guardiola?

Kestabilan tim

Alasan pertama Ten Hag gagal meniru Pep Guardiola adalah masalah kestabilan tim. Di Manchester City, Pep Guardiola selalu membuat para pemainnya bersaing dengan positif. Pemain yang tampil bagus akan mendapat tempat utama dan yang tengah menurun dicadangkan.

Tidak hanya itu, Pep juga tegas dengan pemainnya. Bila ada pemain yang kurang suka dengan keputusannya, maka Pep secara dingin akan langsung membuangnya tanpa ragu.

Hal sebaliknya dilakukan Erik Ten Hag. Eks pelatih Ajax itu kesulitan untuk merotasi pemain. Pemain-pemain yang tengah flop seperti Marcus Rashford selalu saja dimainkan. Padahal, dirinya masih memiliki pemain lain di bench.

Selain itu, Ten Hag juga sarat akan kontroversi dan perseteruan dengan pemainnya. Tidak seperti Pep yang tanpa pandang bulu, Ten Hag lebih banyak bertikai daripada tegas untuk mendepak pemainnya.

Proses transfer

Dalam urusan transfer, Pep Guardiola selalu melakukan transfer yang sesuai dengan kebutuhan timnya. Manajemen juga jeli dan lihai dalam merekrut pemain sehingga dapat memboyongnya dengan harga yang yang lebih murah.

Di sisi lain, Manchester United terkesan boros dan tak beraturan. Mereka memang berani menggelontorkan dana yang besar. Akan tetapi, dana itu tidak sesuai dengan kualitas pemain yang direkrutnya.

Sebut saja Anthony, penyerang seharga 100 juta euro yang sangat flop di United. Kemudian ada Sofyan AMrabat, Rasmus Hoglund, hingga Andre Onana yang meski mulai membaik namun masih kurang sesuai dengan harga belinya.

Organisasi permainan

Pep Guardiola adalah sosok pelatih yang sangat detail. Dirinya selalu mengatur bagaimana setiap pemainnya akan bermain, kemana mereka akan bergerak, hingga kemana bola akan dialirkan.

Namun hal sebaliknya terjadi di Manchester United. Erik Ten Hag seperti kurang detail dalam mengorganisir permainan timnya. Alhasil, pola penyerangan mereka terlihat monoton dan lini pertahanan mereka juga terlihat sangat rapuh.

Itulah mengapa Erik Ten Hag gagal meniru cara melatih Pep Guardiola untuk Manchester United.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya