SLEMAN - PSS Sleman resmi mencopot Marian Mihail dari kursi pelatih dan digantikan Bertrand Crasson. Namun, pria asal Rumania itu tengah dipertimbangkan untuk berganti peran menjadi direktur teknik.
Kabar itu diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Gusti Randa. Ia berharap penunjukan Crasson diharapkan bisa mendongkrak posisi Super Elang Jawa di Liga 1 2023-2024.
Meski mengganti posisi Mihail, Gusti mengakui kualitasnya. Ia juga menjelaskan sang mantan pelatih ingin istirahat bersama keluarga tercintanya.
“Marian menurut saya adalah pelatih yang mempunyai karakter dan disiplin kuat dan telah membentuk karakter dan disiplin para pemain PSS Sleman," ujar Gusti Randa, dikutip situs resmi PSS Sleman, Selasa (10/10/2023).
"Penunjukan Crasson juga terkait dengan target kedepan untuk dapat tembus menjadi tim papan atas, dan Pak Marian juga ingin istirahat menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga," sambungnya.
Lebih lanjut, Gusti Randa berharap Crasson benar-benar bisa membawa PSS Sleman kembali ke jalur positif. Manajemen juga akan meningkatkan pembinaan tingkat akademi yang saat ini memiliki 4 tim yaitu PSS U-13, U-16, U-18 dan U-20.
“Saya sudah bicara langsung dengan Crasson tentang target dari PSS Sleman. Dia berkomitmen untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Manajemen berharap, Crasson melanjutkan disiplin yg di tanamkan Coach Mihail dan melanjutkan peningkatan prestasi PSS Sleman,” jelas Gusti Randa.
“Pembinaan Football Academy PSS Sleman mesti dilakukan secara terarah dan terkonsep. Idealnya, mayoritas pemain senior PSS Sleman datang dari Football Academy Sleman," sambungnya.
Sekadar informasi, Crasson memiliki lisensi UEFA Pro dan memenuhi syarat untuk jadi pelatih kepala di Liga 1. Pria asal Belgia itu mempunyai pengalaman internasional, baik sebagai pemain dan pelatih.
Sebagai pemain, Crasson pernah mengenakan kostum Timnas Belgia serta merumput di Napoli. Saat menjadi pelatih, ia sempat menukangi Ratchaburi dan Inter Pattaya di Liga Thailand.
(Wikanto Arungbudoyo)