LIONEL Messi dan Cristiano Ronaldo disinyalir hanya boneka yang sengaja dimenangkan dalam Ballon dOr. Mantan kapten Timnas Guinea, Juvenal Edjogo, mengklaim bahwa suara yang diberikan olehnya diubah menjadi Messi dan Ronaldo pada 2013 ketika seharusnya adalah Didier Drogba dan Andres Iniesta.
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo merupakan dua pemain terbaik pada generasinya hingga muncul perdebatan GOAT (Greatest of All Time) atau pemain terbaik sepanjang masa. Raihan Ballon dOr mereka menjadi ukuran.
Messi sejauh ini telah memenangkan tujuh gelar, sedangkan Ronaldo memenangkannya lima kali. Pada dekade 2010, keduanya bergantian saling memenangkan gelar ini dari tahun ke tahun.
Messi dan Ronaldo selalu menjadi pemenang Ballon dOr dari 2008 hingga 2017. Itu diputus oleh Luka Modric pada 2018, namun Messi kemudian memenangkan dua edisi berikutnya pada 2019 dan 2021 selagi gelar pada tahun 2020 ditiadakan karena alasan pandemi.
Namun, eks kapten Timnas Guinea, Juvenal Edjogo, mengutarakan fakta mencengangkan yang mengindikasikan bahwa kemenangan kedua megabintang itu dimanipulasi. Dia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah memberi suara kepada Messi dan Ronaldo, namun itu diubah ketika penghitungan.