JELANG musim baru, Presiden Persija Jakarta, Mohammad Prapanca, berharap tak ada lagi jadwal bentrok antara Timnas Indonesia dan Liga 1. Sebab, Macan Kemayoran – julukan Persija – sering kali dirugikan karena banyak pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia.
Persija Jakarta melepas sembilan pemain untuk pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-20 pada Februari-Maret lalu. Kemudian, Persija Jakarta juga melepas enam pemain ke Timnas Indonesia senior pada FIFA Matchday Maret 2023 lalu.
Pelatih Thomas Doll sering mengeluh tidak bisa menurunkan pemain terbaiknya di Liga 1 2022-2023 karena dipanggil Timnas. Prapanca pun berharap agar hal seperti ini tidak terulang lagi.
“Kemungkinan sekitar Mei kami akan mendapatkan jadwal Liga 1 dan jadwal FIFA Matchday. Kami berharap tidak ada lagi penumpukan antara jadwal Liga dan FIFA Matchday," ucap Prapanca dilansir dari laman Persija, Jumat (5/5/2023).
Dia menekankan bahwa Persija Jakarta selalu memberi dukungan penuh kepada Timnas Indonesia. Namun, diharapkan ada jalan tengah yang ditemukan agar tidak merugikan salah satu pihak.
"Tentunya Persija mendukung Timnas 1000 persen atau mungkin lebih. Tetapi alangkah baiknya jajaran ofisial Timnas lebih membuka diri dengan berkomunikasi dua arah. Tidak hanya dengan Persija tapi dengan klub Liga 1 lainnya," katanya.
Prapanca tak menyangkal bahwa hal ini tidak mudah dilaksanakan. Namun, tetap harus dilakukan demi kebaikan bersama.
"Perlu proses memang, tapi saya yakin karena ini demi kebaikan kita bersama. Hal ini harus dilakukan terus menerus,” katanya lagi.
(Reinaldy Darius)