Namun hal itu juga mampu dibaca dengan baik oleh Muhammad Ferarri dan kawan-kawan. Karena alasan itulah Khaydarov frustrasi timnya tak benar-benar tak bisa mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia U-20.
“Pemain Indonesia tidak membiarkan tembakan dari jarak jauh. Mereka bertahan dengan baik dan pemain bertahan lawan mampu melakukan blok yang tepat pada tembakan kuat dari banyak pemain kami,” sambung Khaydarov.
Jika menilik data statistik dari Goal International, Timnas Uzbekistan U-20 memang cukup banyak melesatkan tembakan ke gawang Indonesia U-20. Tercatat, tim besutan Khaydarov itu melesatkan 11 tembakan, yang mana empat diantaranya mengarah ke gawang.
Selepas pertandingan, Timnas Uzbekistan U-20 pun dipastikan lolos ke perempatfinal sebagai juara Grup A dengan koleksi tujuh poin. Sementara Indonesia U-20 harus angkat koper karena finis di posisi tiga dengan raihan empat poin.
Tim polesan Shin Tae-yong itu kalah selisih gol dari Irak U-20 yang lolos sebagai runner up. Padahal Timnas Indonesia U-20 dan Irak U-20 sama-sama memiliki 4 poin.
(Rivan Nasri Rachman)