FEDERASI Sepakbola Indonesia (PSSI) berencana menambahkan slot pemain asing untuk Liga 1 musim depan. Hal tersebut disambut baik oleh salah satu kontestan Liga 1 2022-2023, Persib Bandung.
Direktur Utama Persib Bandung, Teddy Tjahjono mengatakan, tambahan kuota pemain asing tentu jadi angin segar bagi tim Liga 1. Sebab, hal itu bisa meningkatkan level tim Indonesia untuk bersaing di level Asia.
"Sebenarnya ini salah satu bukti contoh bahwa diskusi kemarin sangat terbuka. Usulan dari PSSI 4+1 (4 non Asia dan 1 ASEAN)," ucap Teddy yang hadir secara virtual dalam jumpa pers di GBK Arena, Minggu (5/3/2023).
"Ada masukan dari beberapa teman Liga 1 aturan AFC 5+1 (ASEAN). Secara kompetiif agar klub yang berlaga di level Asia akan jadi kesetaraan," lanjutnya.
Hanya saja ada beberapa catatan, di mana pemain asing yang boleh dimainkan oleh tim Liga 1 dalam satu pertandingan dibatasi lima pemain. Namun, tiap klub boleh mengontrak enam pemain. Hal itu demi memberikan jam terbang kepada pemain lokal.
BACA JUGA:Soal Format Liga 1 Musim Depan, Bos Persib Bandung Setuju Format Kompetisi Penuh
"Lalu mengenai minimnya pemain lokal, 18 klub setuju. Dari 5+1, yang dibolehkan ada di daftar susunan pemain hanya 4+1. Sehingga di setiap pertandingan berubah," ujarnya.
Wacana penambahan pemain asing di Liga 1 musim depan tercetus pada sarasehan yang berlangsung di Surabaya. PSSI mengusulkan slot empat pemain asing dari negara manapun plus satu pemain Asia Tenggara.
Namun, tim Liga 1 mengusulkan, lima pemain asing plus satu dari Asia Tenggara. Wacana tersebut mengacu pada aturan AFC yang diketahui telah menerima rekomendasi jumlah kuota pemain asing menjadi 5+1 per musim 2023-2024.
Sementara saat ini aturan, yang berlaku di Liga 1 2022-2023 adalah 3+1. Yakni tiga pemain asing dari manapun dan 1 Asia.
Tentu saja adanya ide baru seperti itu akan membuat kompetisi semakin menarik. Meski demikian, itu semua masih sekadar wacana yang nantinya akan didalami lebih lanjut oleh PSSI.
(Hakiki Tertiari )