KISAH rivalitas panas Timnas Indonesia dengan Malaysia yang lahir sejak tahun 1957 menarik untuk dibahas. Indonesia dan Malaysia merupakan negara serumpun yang bertetangga.
Meski memiliki kekerabatan yang kental, jika membicarakan mengenai sepakbola, maka kedua negara ini tampaknya tidak bisa hidup adem ayem. Pasalnya, laga Timnas Indonesia dan Malaysia kerap berlangsung sengit.
Kisah rivalitas panas Timnas Indonesia vs Malaysia yang lahir sejak tahun 1957 ini diawali dari pertemuan perdana kedua tim di ajang Piala Merdeka, yang digelar di Hong Kong.
Pada awalnya Timnas Indonesia tertinggal dengan skor 1-2, namun pada akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 4-2. Kemenangan tersebut berkat dua gol yang lahir dari kaki Saari, legenda PSMS Medan, dan Jasrin Jusron. Sementara Malaysia mendapatkan dua gol dari kaki Abdul Ghani Minat.
Sejak saat itu, tensi panas pertandingan di antara kedua tim pun terus berlanjut pada pertandingan-pertandingan selanjutnya. Di tambah lagi adanya konflik panas politik pada 1960 yang turut dibawa ke lapangan.
Soekarno yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden Indonesia mempopulerkan kata “Ganyang Malaysia!” pada pidato politiknya di Jakarta. Sejak saat itu, kata tersebut menjadi penyemangat Timnas Indonesia kala berhadapan dengan Negeri Jiran.