BANDUNG - Persib Bandung mengincar kemenangan saat melawan Persita Tangeran di laga lanjutan Liga 1 2022-2023 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Rabu 21 Desember 2022 pukul 18.00 WIB. Namun, pelatih Persib, Luis Milla percaya mengalahkan Persita tidak akan mudah karena ia mengakui tim berjuluk Pendekar Cisadane itu sedang bermain bagus.
Menurut Luis Milla, Persita di atas kertas akan menjadi lawan yang menyulitkan karena punya cara bermain yang cukup terorganisir di bawah besutan pelatih asal Argentina, Angel Alfredo Vera.
Itu dibuktikan dari posisi Persita yang saat ini berada di papan tengah, dan bersaing ketat dengan Persib. Persita berada di belakang Persib yang menempati posisi ketujuh klasemen sementara Liga 1 dengan mengoleksi 26 poin.
Selain karena kualitas lawan, kebugaran fisik dan mentalitas pemain, juga jadi masalah lain yang harus dihadapi Persib di pertandingan kali ini. Luis Milla mengakui para pemain cukup kelelahan menghadapi jadwal padat Liga 1 yang rata-rata hanya memiliki jeda 3-4 hari dari satu pertandingan ke pertandingan lain.
"Setelah memainkan empat pertandingan, kami akan hadapi laga kelima dan ini tidak akan mudah. Karena waktu untuk istirahat tidak cukup dan kami lebih fokus memulihkan mentalitas," kata Luis Milla dalam konferensi pers jelang laga Persib vs Persita, Selasa (20/12/2022).
"Kami ingin melanjutkan catatan positif dan mendapatkan kemenangan lainnya, ingin mendapatkan tiga poin, itu rencananya. Tapi kami juga akan bertanding menghadapi tim yang sangat bagus, dengan pelatih yang memiliki pengalaman dan satu tim dengan organisasi yang bagus,” tambahnya
"Mereka tim yang sulit dikalahkan karena bermain dengan konsep yang jelas. Jadi kami rencananya ingin kembali bertanding dan bermain dengan kompetitif pada pertandingan ini," imbuh Luis Milla
Sementara itu, gelandang Persib, Dedi Kusnandar, mengakui jadwal padat cukup menyulitkan pemain melakukan recovery. Tetapi pemain yang akrab disapa Dado itu, menilai kondisi juga tak hanya dialami oleh Persib, juga Persita.
"Seperti apa yang coach bilang kita mempunyai waktu persiapan yang singkat, kita menyiapkan mental dan fisik walaupun persiapan yang mepet tapi kita bertekad terus melanjutkan tren positif dan kita tetap waspada karena kita tahu tim Persita adalah tim bagus organisasi," lanjut Dedi.
"Beberapa pemain juga kita tahu banyak ada pencetak golnya ada di atas, jadi tetap kita waspadai semua pemain persita. Tapi kami bertekad melanjutkan tren positif untuk yang terbaik," tutup pemain asal Sumedang tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)