Man City dan Liverpool telah menjadi kekuatan dominan di Liga Inggris dalam beberapa musim terakhir. Namun, tim Klopp memulai musim ini kurang maksimal. Mereka hanya memenangkan dua dari delapan pertandingan liga pertama mereka.
Liverpool saat ini duduk di posisi 10 dalam klasemen sementara, sudah 13 poin di belakang Man City yang berada di posisi kedua. Man City telah mencetak 33 gol hanya dalam sembilan pertandingan Liga Inggris.
"Ini tantangan, masalah sepakbola, tetapi kami mencoba dan menemukan solusi,” ujar Klopp.
Liverpool menghadapi Haaland dua kali di Liga Champions pada 2019, ketika dia masih berusia 19 tahun. Dia bermain untuk Red Bull Salzburg kala itu.
"Secara fisik, dia menetapkan standar baru, kombinasi fisik dan teknik. Orientasinya di lapangan luar biasa – dia selalu tahu di mana celah yang menentukan dan nyaris tidak offside – begitu banyak hal untuk menjadi seorang striker," jelas Klopp.
"Haaland mendapatkan suport dari beberapa pemain terbaik di dunia dalam membangun serangan dan menemukan momen yang tepat untuk melepaskan umpan: Kevin De Bruyne, Ilkay Gundogan, Bernardo Silva, Phil Foden, (Riyad) Mahrez – mereka semua sangat bagus dalam hal itu sehingga sangat cocok, tidak diragukan lagi,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)