MENGENAL Yance dan Yakob Sayuri, si kembar andalan PSM Makassar akan dibahas dalam artikel ini. PSM Makassar saat ini menjadi salah satu klub terkuat di Liga 1 2022-2023.
Pasalnya, klub berjuluk Juku Eja itu sejauh ini belum pernah tumbang. PSM Makassar mengantongi 6 kemenangan dan 4 hasil imbang dari 10 pertandingan. Kualitas klub juga terpancar kala PSM Makassar lolos ke ajang Piala AFC 2022 zona Asia Tenggara.
Kiprah PSM Makassar tentunya tak bisa lepas dari kerjasama antar tim dan pelatih. Yang menarik, Juku Eja diperkuat oleh Yance dan Yakob Sayuri, bahkan pemain kembar ini kerap kali menjadi pilar penting di pertandingan-pertandingan Juku Eja.
Yance dan Yakob Sayuri merupakan saudara kembar identik yang kini menjadi dua dari sekian banyak pemain andalan PSM Makassar. Mereka merupakan talenta muda asal Papua yang lahir pada 22 September 1997.
Saudara kembar ini hanya berjarak 3 jam saja, dimana Yakob Sayuri lahir terlebih dahulu. Secara otomatis Yakob merupakan kakak dari Yance. Si kembar Yance dan Yakob Sayuri juga sulit dibedakan karena wajah dan postur tubuhnya tak jauh berbeda.
Yakob dan Yance Sayuri boleh saja secara fisik memiliki banyak kesamaan. Namun, dalam masalah karier rupanya Yakob lah yang lebih dulu memulai kiprahnya.
Yakob Sayuri sebelumnya bermain di Persewar Waropen lalu bergabung bersama Persemi Mimika. Setelah itu, ia hijrah ke Barito Putera sebelum akhirnya berlabuh ke PSM Makassar.
Sementara sang adik, Yance Sayuri, memulai kariernya bersama Persemi Mimika. Pada 2021 lalu, Yakob merekomendasikan sang adik kepada tim manajemen PSM Makassar yang tengah bersiap untu Piala Menpora 2021.
Kala itu manajemen Juku Eja menyeleksi Yance dan sejumlah pemain lokal lainnya. Awalnya tim kepelatihan PSM Makassar hanya ingin memilih satu di antara dua saudara kembar tersebut. Namun, manajemen PSM Makassar justru memutuskan untuk menerima keduanya.
Alasannya adalah, karena faktor psikologis antara Yance dan Yakob bisa menguntungkan tim. Akhirnya, saat ini si kembar berjuang bersama membesarkan nama PSM Makassar.
(Dimas Khaidar)