Tak sampai di situ, The Thao juga menyoroti kritikan yang diberikan kepada Iwan Bule karena salah berucap dalam konferensi pers terkait insiden berdarah di Stadion Kanjuruhan. Dia diketahui malah menyebut “Hadirin yang berbahagia” dalam konferensi pers.
“Gelombang protes terhadap Pak Mochamad Iriawan menjadi semakin intens setelah sang pemimpin salah berucap di depan pers. Presiden PSSI mengatakan: ‘Para hadirin yang bahagia’ pada konferensi pers setelah tragedi itu,” tulis The Thao.
The Thao juga mengomentari usaha PSSI untuk terhindar dari sanksi FIFA terkait insiden ini. Sebab, dengan banyaknya korban yang berjatuhan, bukan tidak mungkin hukuman menanti sepakbola Indonesia yang bahkan mengancam status mereka sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
“Sekjen Federasi Sepak Bola Indonesia mengatakan laporan kerusuhan itu sudah disampaikan ke FIFA. Indonesia berharap tidak mendapat hukuman apa pun dari FIFA karena ini bukan huru-hara antara suporter kedua tim,” pungkas The Thao.
(Djanti Virantika)