KISAH Rochy Putiray legenda Timnas Indonesia yang sukses bobol gawang AC Milan menarik untuk dibahas. Rochy Putiray merupakan pemain sepakbola lawas Indonesia.
Meski lawas, kariernya yang moncer dan dibumbui dengan banyak prestasi, menjadikan Rochy Putiray sebagai seorang legenda. Rochy Putiray tak hanya menarik hati penggiat sepakbola nasional, namun juga internasional.
Kisah Rochy Putiray Legenda Timnas Indonesia yang Sukses Bobol Gawang AC Milan
Rochy Melkiano Putiray merupakan seorang pemain yang lahir di Situbondo, 26 Juni 1970. Striker tajam ini merupakan pemain jebolan Arseto Solo pada 1987-1999.
BACA JUGA: Elkan Baggott Jadi Satu-satunya Pemain Indonesia yang Masuk di Game FIFA 2023
Bersama Arseto Solo, Rochy telah melahirkan 177 gol dari 219 pertandingan. Ia juga sempat dipinjam oleh Dukla Prague, salah satu klub di Liga Republik Ceko.
BACA JUGA: Bek Keturunan Asal Indonesia Berdarah Ambon yang Tampil Gacor di Liga Belanda
Namanya sempat dilirik oleh Calude Leroy, mantan pelatih Timnas Malaysia yang berasal dari Prancis. Kala itu, Claude memuji kepiawaian Rochy saat wawancara dengan media, sehingga sosok Rochy menjadi sorotan.
Rochy kabarnya pernah dilirik oleh klub asal Prancis, Auxerre. Sayangnya, pada uji tanding bersama Auxerre, ia gagal karena dianggap terlalu tua. Padahal saat itu, usianya baru menginjak 24 tahun.
Meski pernah gagal, Rochy tak patah semangat. Ia terus melebarkan sayap hingga dilirik Instan-Dict FC, klub asal Hong Kong. Rochy pun sepakat terbang ke Hong Kong setelah melakoni laga satu musim bersama Persija Jakarta pada 1999-2000.
Bersama klub barunya, Rochy berhasil membawa Instant-Dict FC meraih tahta runner up di liga utama Hong Kong dan meraih FA Cup Hong Kong pada 2000-2001. Pemain dengan gaya rambut yang nyentrik ini juga berhasil membawa Timnas Indonesia meraih medali emas pada SEA Games 1991 di Filipina.
Berkat kepiawaiannya ini, Rochy berhasil menarik minat sejumlah klub yang ingin memakai jasanya. Beberapa di antaranya adalah Happy Valley, Kitchee SC, hingga South China AA. Begitu juga dengan sejumlah klub lokal yang mengharapkan kehadirannnya, seperti PSM Makassar, PSS Sleman, PSPS Riau, dan Sriwijaya FC.
Dari sekian banyak laga yang pernah ia lakoni, pertandingan melawan AC Milan lah yang paling ia kenang. Pasalnya, dalam laga tersebut, Rochy berhasil membobol gawang AC Milan sebanyak dua kali.
Momen tersebut terjadi pada musim 2003-2004 saat tim yang dibela Rochy, Kitchee SC, melawan AC Milan di Hong Kong Stadium. AC Milan saat itu diperkuat oleh Andriy Shevchenko dkk rupanya tak menyurutkan nyari Rochy. Rochy bahkan tidak menyangka bisa membobol gawang klub raksasa asal Italia tersebut.
Demikian informasi mengenai Kisah Rochy Putiray Legenda Timnas Indonesia yang Sukses Bobol Gawang AC Milan.
(Djanti Virantika)