Tak Cuma Beri Santunan, Presiden Arema FC Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Korban Luka-Luka

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis
Senin 03 Oktober 2022 11:43 WIB
Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana tanggung seluruh biaya pengobatan korban luka-luka dan beri santunan ke korban meninggal dunia (Foto: Okezone)
Share :

TAK cuma beri santunan, Presiden Arema FC tanggung seluruh biaya pengobatan korban luka-luka akan dibahas pada artikel ini. Gilang Widya Pramana selaku Presiden Arema FC mengutarakan bentuk tanggung jawabnya sebagai pemilik klub atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan akhir pekan lalu.

Pria yang akrab disapa Juragan 99 itu bahkan akan memberi santunan kepada korban tewas. Tidak hanya itu, ia pun mengutarakan bakal menanggung semua perawatan dan pengobatan korban luka-luka.

Sebagaimana diketahui, terjadi kericuhan yang menewaskan ratusan orang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu 1 Oktober 2022 lalu. Singo Edan -julukan Arema FC- sekaligus panitia penyelenggara tentu terancam sanksi berat.

Namun Gilang Widya Pramana enggan terlebih dahulu membahas sanksi tersebut. Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab, pria yang juga berprofesi sebagai pebisnis itu mengucapkan bela sungkawa sekaligus meminta maaf.

BACA JUGA:Mahfud MD Gelar Rapat Ungkap Unsur Pidana Tragedi Kanjuruhan, Ini Hasil Lengkapnya

“Kami menyesali kejadian yang terjadi di Kanjuruhan. Semoga ini menjadi pembelajaran berharga agar tidak terulang kembali. Sebagai Presiden Arema FC, saya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia,” kata Gilang Widya Pramana dikutip Instagram pribadinya, Senin (3/10/2022).

Tak hanya itu, Gilang Widya Pramana juga akan menanggung seluruh biaya perawatan dan pengobatan seluruh korban luka-luka. Dirinya juga akan memberi santunan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

“Saya berkomitmen untuk membantu proses perawatan dan pengobatan untuk yang mengalami baik luka ringan, maupun berat,” sambung Presiden Arema FC itu.

“Saya juga akan memberikan santunan untuk keluarga korban yang meninggal dunia. Banyak hikmah dari kejadian ini. Kita harus menjadi lebih baik,” tutupnya.

Saat ini, laga Liga 1 2022-2023 dihentikan selama sepekan. Atas perintah Presiden Joko Widodo, para instansi terkait tengah terus melakukan pendalaman terhadap tragedi memilukan tersebut.

Sekadar informasi tambahan, tragedi di Kanjuruhan merupakan peristiwa kericuhan paling berdarah kedua di dunia. Tak ayal, tidak hanya Indonesia yang berduka, seluruh pihak sepak bola di seluruh dunia ikut berbela sungkawa atas tragedi kemanusiaan tersebut.

(Hakiki Tertiari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya