Akmal Marhali mengatakan janji perpanjangan kontrak akan sangat merugikan PSSI. Setelah berbagai pencapaian positif selama ini, otomatis Shin Tae-yong akan meminta gaji yang jauh lebih tinggi.
Padahal, Shin Tae-yong sejatinya masih harus menuntaskan misi Timnas Indonesia di Piala AFF. Belum lagi, pelatih asal Korea Selatan itu masih harus mengemban misi berat di Piala Dunia U-20 2023.
Akmal Marhali khawatir janji tersebut membuat Shin Tae-yong menjadi di atas angin. Terlebih, eks pelatih Seongnam FC itu sudah berhasil mencuri hati pencinta sepak bola tanah air.
"Jadi STY bisa minta harga mahal ini, kalau dia sukses, ya maka dia bisa minta naik harga, ini kan bisa menjadi beban juga buat PSSI kedepannya, Apalagi pasti nanti dia diincar juga oleh banyak klub," paparnya.
“Ada supply and demand, ketika permintaan tinggi dari netizen, maka harga akan naik, ini kan bisnis luar biasa dari STY, apalagi dia udah jadi media darling dan sudah mencuri hati rakyat, sekarang jadinya PSSI harus berani bayar mahal buat STY,” tuturnya.
“Jadinya di event selanjutnya menang atau tidak, tetap harus diperpanjang, soalnya PSSI udah keburu berjanji, kalau kemudian apa yang dijanjikan tidak tersampaikan bagaimana?” tandasnya.
(Rivan Nasri Rachman)