BINTANG Juventus, Paul Pogba, belum bermain pada musim 2022-2023 karena cedera. Akan tetapi, namanya jadi perbincangan karena pemerasan yang dialaminya.
Dilansir dari Marca yang mengutip Le Monde, Kamis (22/9/2022), Pogba mengungkapkan apa yang terjadi kepadanya pada 19 Maret. Sekadar informasi, ini berdasarkan pernyataan Pogba pada Agustus silam.
Kejadian itu terjadi usai Pogba berlatih bersama Timnas Prancis di Clairefontaine. Pogba dan para pemain lain seharusnya akan kembali ke hotel usai latihan tersebut.
Namun, dia justru dibawa oleh beberapa temannya ke sebuah apartemen di Chanteloup-en-Brie. Ponsel Pogba dimatikan dan disita saat itu. Pogba tetap berada di apartemen itu hingga pukul 04.00 dini hari waktu setempat.
Saat itu, ada dua orang ber-hoodie dengan memakai rompi antipeluru dan membawa senjata api yang mengancam pemain asal Prancis tersebut. Pogba pun berada di bawah ancaman senjata api yang membuat keadaan makin mencekam.
"Saya sangat ketakutan. Dua orang itu menodongkan senjata api ke arah saya. Langsung berada di bawah ancaman mereka, saya katakan akan memberikan uang tersebut. Mereka berteriak.'Diam, nunduk saja," kata Pogba.
"Salah satu dari dua pria berhoddie berbicara ke telinga Roushdane. Ketika pria berhoddie pergi, Roushdane mengatakan kepada saya bahwa saya harus membayar mereka, jika tidak kita semua dalam bahaya," ungkap Pogba.