PENYESALAN terbesar Shin Tae-yong sebagai ayah akan diulas dalam artikel ini. Ya, nama Shin Tae-yong makin terkenal ke publik setelah resmi menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Pria berpaspor Korea Selatan itu memberi dampak positif bagi Timnas Indonesia. Meski belum berhasil menyabet juara, secara permainan, Timnas Indonesia sudah memperlihatkan peningkatan yang signifikan.
Apalagi, Timnas Indonesia level senior banyak diperkuat pemain-pemain muda. Hal itu yang membuat pencinta sepakbola Tanah Air sangat mendukung Shin Tae-yong untuk tetap di kursi kepelatihan skuad Garuda hingga jangka panjang.
Namun, di balik kesuksesan Shin Tae-yong sebagai pelatih, ia mengaku punya penyesalan besar. Ya, Shin Tae-yong cukup menyesal lantaran tak banyak mengajari dua anaknya bermain sepakbola. Sampai saat ini ia masih merasa terpukul atas hal tersebut.
Penyesalan terbesar Shin Tae-yong sebagai ayah itu diketahui melalui kanal YouTube Sport77 Official. Dalam video tersebut, Shin Tae-ying mengungkapkan penyesalannya.
Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong sendiri memang merupakan mantan pemain sepakbola Korea Selatan dengan rekam jejak yang bagus. Bukan hanya itu saja, karier kepelatihannya pun cemerlang.
Namanya sampai disegani karena pernah mengantarkan Seongnam menjadi juara Liga Champions Asia 2010. Kemudian, ia juga pernah menukangi Timnas Korea Selatan mengalahkan Jerman di fase Grup Piala Dunia 2018.
Mengenai latar belakang keluarganya, Shin Tae-yong sendiri memiliki dua orang putra yang semuanya mengikuti jejaknya, yaitu berkarir dalam dunia sepakbola. Anak pertamanya bernama Shin Jae-won, yang berusia 23 tahun.
Saat ini Shin Jae-won bermain di K-League 1 di tim Suwon FC. Sementara putra keduanya yaitu Shin Jae-hyuk yang berusia 21 tahun bermain di K-League 2 dan membela tim Ansan Greeners. Putra keduanya ini satu tim dengan Asnawi Mangkualam.
"Saya punya dua anak. Anak pertama main di Liga 1 Korea dan anak kedua main di Liga 2 Korea, satu tim dengan Asnawi," ujarnya dalam kanal Youtube Sport77 Official.
Shin Tae-yong lalu melanjutkan jika dirinya memiliki sebuah penyesalan terbesar. Sebagai seorang mantan pemain sepak bola dan pelatih dengan karir yang mentereng, Shin Tae-yong begitu sibuk hingga tak memiliki waktu untuk menularkan ilmunya secara langsung kepada putra-putranya.
"Tapi, ada satu penyesalan saya. Saya tidak pernah mengajari langsung anak-anak saya bermain sepakbola. Saya hanya membiarkan mereka menikmati saja bermain bola itu seperti apa," ungkapnya.
Meski demikian, kini Shin Tae-yong telah dianggap sebagai seorang ayah bagi pemain Timnas Indonesia. Seperti Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan. Kini dirinya pun tengah menikmati peran tersebut di Timnas Indonesia.
Demikian informasi mengenai Penyesalan Terbesar Shin Tae-yong sebagai ayah.
(Hakiki Tertiari )