5 pemain naturalisasi yang mubazir untuk Timnas Indonesia, akan dibahas Okezone. Pemain naturalisasi memang akrab dengan Timnas Indonesia. Sebut saja, Cristian Gonzales yang jadi buah bibir saat Timnas Indonesia jadi runner-up Piala AFF 2010.
Namun, tidak semua pemain naturalisasi berkontribusi positif, seperti Cristian Gonzales. Berikut lima pemain naturalisasi yang mubazir untuk Timnas Indonesia, menurut Okezone:
5. Ruben Wuarbanaran
(Ruben Wuarbanaran saat latihan bersama Timnas Indonesia, foto: Okezone)
Daftar ini akan dimulai dari Ruben Wuarbanaran yang dinaturalisasi pada 2011. Sayang, Ruben gagal menunjukkan tajinya bersama Timnas Indonesia.
Dia pun sempat bergabung dengan beberapa klub lokal Indonesia, seperti Pelita Jaya, Pelita Bandung Raya, dan Barito Putera. Akan tetapi, kariernya juga tidak berkembang ke arah yang diharapkan.
Kini, Ruben berumur 31 tahun. Sayang, pemain berdarah Belanda-Indonesia itu tidak memiliki klub sejak 1 Jui 2019. Terakhir, dia main untuk klub Belanda, Germania Groesbeek.
4. Bio Paulin
(Bio Paulin saat bela Sriwijaya FC, foto: Antara)
Bio Paulin adalah sosok penting dalam kesuksesan Persipura Jayapura pada 2007 hingga 2017. Pemain berdarah Kamerun itu membantu Persipura meraih berbagai trofi bergengsi.
Bio pun dinaturalisasi pada 2015. Sempat beberapa kali membela Timnas Indonesia, karier internasional Bio bersama Skuad Garuda terganggu hukuman pembekuan dari FIFA terhadap sepakbola Tanah Air. Sejak itu, Bio tidak mencatatkan penampilan lagi untuk Timnas Indonesia. Kini, Bio sudah pensiun.
3. Sergio van Dijk
(Sergio van Dijk waktu diperkenalkan Persib Bandung, foto: Okezone)
Sergio van Dijk merupakan pemain naturalisasi selanjutnya dalam daftar ini. Dia tampil bagus bersama raksasa Indonesia, Persib Bandung.
Sayang, performa serupa tidak bisa ditunjukkan pemain berdarah Belanda-Indonesia itu bersama Timnas Indonesia. Setelah dinaturalisasi pada 2014, Van Dijk tidak mampu mengangkat performa Timnas Indonsesia. Mantan pemain Persib itu kini sudah gantung sepatu.
2. Tonnie Cusell
(Tonnie Cusell saat belat Timnas Indonesia, foto: Instagram/@cuselltonnie)
Tonnie Cusell adalah pemain naturalisasi lainnya yang tidak bersinar Timnas Indonesia. Pemain berdarah Belanda-Indonesia itu dinaturalisasi jelang bergulirnya Piala AFF 2012.
Meski begitu, Cusell tidak bisa berbuat banyak untuk lambang garuda di dadanya. Timnas Indonesia pun gugur di fase grup Piala AFF 2012. Setelah itu, Tonnie Cusell sempat main untuk Barito Putera pada 2014-2015. Sekarang, namanya sudah tidak terdengar lagi dan sudah pensiun dari dunia sepakbola.
1. Jhonny van Beukering
(Saah satu unggahan Jhonny van Beukering, foto: Instagram/@jhonny29983)
Posisi pertama dalam daftar ini ditempati oleh Jhonny van Beukering. Dia dinaturalisasi jelang bergulirnya Piala AFF 2012 dengan harapan dapat membantu Timnas Indonesia menjadi juara.
Sayangnya, pemain berdarah Belanda-Indonesia itu hanya tampil dua kali untuk Timnas Indonesia. Sebab, Skuad Garuda gagal lolos dari fase grup. Sempat bermain di Pelita Bandung Raya, Van Beukering pun kembali ke Belanda.
Pada Januari 2014, Van Beukering tersandung kasus kriminal karena memiliki 600 pohon ganja yang tertanam di salah satu rumahnya di Arnhem. Van Beukering membantah kalau ia yang menanam tumbuhan tersebut.
Setelah pensiun pada 2019, nama Van Beukering makin tengelam Ternyata, beberapa tahun terakhir ini, dia pun mengalami kesulitan finansial. Dia bahkan menjalani beberapa profesi, mulai dari pelatih klub lokal, konsultan kesehatan mental, dan instruktur pusat kebugaran hingga penjaga pintu di klub striptis di De Nacht, Tilburg, pada akhir pekan. Bagi sebagian besar orang Indonesia, Van Beukering lebih diingat karena tubuh gempalnya.
(Andika Pratama)